Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

THM D’Red Kini Jadi Imperium, Pemilik dan Pekerja Masih Sama

Mistar.idMinggu, 30 November 2025 pukul 16.38 WIB
thm_dred_kini_jadi_imperium_pemilik_dan_pekerja_masih_sama

THM D’Red, yang kini berganti nama menjadi Imperium, kembali beroperasi setelah disegel beberapa bulan lalu. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Setelah berbulan-bulan disegel oleh Polda Sumut, D’Red KTV kini berganti nama menjadi Imperium. Tempat Hiburan Malam (THM) yang terletak di Jalan Gagak Hitam, Ruko Seroja Permai, Medan Sunggal itu kembali beroperasi.

Informasi yang beredar, meski telah berubah nama, THM tersebut masih dikelola orang yang sama. Lebih dari setengah pekerjanya juga orang-orang yang sama saat penggerebekan oleh Polda Sumut, Kamis (15/5/2025) lalu.

“80 persen orangnya sama semua. Sudah kembali buka bulan September kemarin,” ucap JY, salah seorang pengunjung, Minggu (30/11/2025).

Penggerebekan sebelumnya terjadi saat Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menjabat Direktur Narkoba. Setelah perwira menengah Polri itu bergeser menjadi Kapolrestabes Medan, D’Red diduga kembali dipersilakan beroperasi.

“Waktu disegel, sekarang saat Pak Calvijn jadi Kapolrestabes Medan, apa tidak dicek lagi? Bukan tidak mungkin narkoba tetap berjalan di dalam karena orang-orangnya hampir sama semua,” ujar JY.

Ia menambahkan, THM tersebut diduga beroperasi hingga 24 jam. JY juga mengaku kerap melihat jajaran kendaraan terparkir hingga subuh.

“Ramai pengunjungnya, sampai pagi tetap beroperasi. Mobil-mobil yang parkir itu, apa mungkin mobil orang luar yang numpang parkir kalau bukan pengunjung?” katanya.

Terpisah, Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, saat dikonfirmasi terkait operasional Imperium dan dugaan peredaran narkoba di lokasi, memilih tidak menanggapi.

Sebelumnya, dua satpam THM D’Red, Hendra Irawan dan Ari Afrizal, ditangkap karena menghalangi petugas saat penggerebekan. Keduanya divonis 11 bulan penjara oleh Hakim PN Medan.

“Kemarin malam, jam 11 malam. Anggota kami mengungkap jaringan ekstasi oleh manajemen hiburan malam (D’Red KTV & Club) di Kecamatan Medan Sunggal,” ucap Jean Calvijn saat masih menjabat Direktur Narkoba, Sabtu (17/5/2025) lalu.

Satu orang lain turut ditangkap karena diduga mengedarkan ekstasi dengan menyaru sebagai waiter.

“Itu dijual oleh salah satu waitress, diambil dari seseorang di lobi. Sedang kami lakukan pencarian dan pengejaran pemasok,” ujarnya. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN