Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tetap Berjalan Saat Libur, Penyaluran Menu MBG Sekolah di Medan Capai 85 Persen

Mistar.idRabu, 24 Desember 2025 17.29
journalist-avatar-top
SH
tetap_berjalan_saat_libur_penyaluran_menu_mbg_sekolah_di_medan_capai_85_persen_

Pembagian MBG berisi makanan kering kepada para siswa di SD Swasta Taman Siswa. (foto: susan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Matsum 1, Medan Area, tetap berjalan meski siswa tengah memasuki masa libur sekolah.

Kepala SPPG Kota Matsum 1, Medan Area, Sazili Sholihin, mengatakan pembagian MBG perdana saat libur dilakukan, Rabu (24/12/2025), setelah sempat diundur satu hari karena kendala teknis di lapangan.

“Untuk minggu ini kita sudah membagikan. Kemudian kita lanjut minggu depan. Dikarenakan minggu ini ada libur nasional, yaitu Natal, tanggal 25 dan 26,” ujar Sazili saat ditemui di salah satu SD Swasta di Kecamatan Medan Area, Rabu (24/12/2025).

MBG yang dibagikan merupakan menu makanan kering, bukan masakan seperti biasanya. Untuk minggu depan, MBG direncanakan kembali dibagikan mulai Senin hingga Rabu, 29–31 Desember 2025.

“Insyaallah hari Senin kita tetap membagikan. Kita masih menunggu arahan pimpinan gimana teknis untuk selanjutnya, karena minggu depan sebagian masuk tahun 2026,” katanya.

Pada pembagian perdana ini, MBG disalurkan ke delapan titik sekolah baik dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK dengan menu makanan kering. Beberapa sekolah di antaranya SD dan SMA Swasta Taman Siswa, SMK 18 Medan, SMAN 6 Medan dan lain-lain.

Ia berharap program MBG tetap memberi manfaat meski di masa libur. Hal ini, sebutnya, adalah tugas mulia yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia. “Harapan kita anak-anak tetap semangat belajar walau libur dan ini bisa meringankan beban orang tua,” ucapnya.

Sementara itu, guru sekaligus penanggung jawab MBG di SD Taman Siswa Medan, Afrina Liza, menyebut pembagian berjalan lancar dengan tingkat kehadiran siswa mencapai 85 persen.

“Alhamdulillah berjalan lancar, anak-anak hadir sekitar 85 persen. Ada yang tidak hadir mungkin lagi liburan akhir tahun, ada juga yang kembali ke kampung halaman,” katanya.

Afrina menegaskan, siswa yang belum mengambil MBG tetap akan mendapatkan haknya. “Kalau makanan kering, walaupun siswa tidak datang, tetap kami simpan dan kami berikan saat mereka hadir,” ujarnya.

SD Taman Siswa Medan sendiri menerima MBG untuk 147 siswa. Terkait rencana pemberian makanan basah, Afrina menilai menu kering lebih tepat saat libur sekolah.

“Menurut saya lebih baik makanan kering. Kalau libur, kita tidak tahu anak-anak bisa hadir atau tidak. Kalau kering bisa disimpan, kalau basah takut basi dan mubazir kalau siswa tidak bisa hadir untuk mengambilnya,” ucapnya.

Ia juga menyebut tidak ada kendala dalam sosialisasi kepada orang tua karena informasi sudah disampaikan sejak awal oleh pihak SPPG. Bahkan, sejumlah orang tua rela datang dari lokasi yang cukup jauh seperti daerah Johor, Batang Kuis hingga Kampung Kolam Tembung khusus untuk mengambil MBG.

Hal senada disampaikan Nova, orang tua siswa yang sejak pagi sudah datang untuk menjemput MBG anaknya. Ia menilai pembagian MBG saat libur dengan menu kering sudah tepat.

“Bagus, apalagi menu kering. Kan ini perdana juga untuk makanan kering. Kalau basah kadang anak sudah sarapan, jadi makanannya bisa nggak termakan,” ujarnya.

Nova yang memiliki dua anak penerima MBG berharap menu kering tetap diberikan selama libur. “Daripada mereka jajan sembarangan kan, ya lebih bagus dapat makanan ini,” katanya.

Dalam pantauan Mistar di lokasi, menu makanan kering yang dibagikan berisikan susu kemasan kotak 1 liter, buah pir, salak, bubur kemasan, roti kering dan energen. (hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN