24.6 C
New York
Friday, June 21, 2024

Soal Senpi Ilegal, Polisi Pastikan itu Milik Godol

Medan, MISTAR.ID

Polrestabes Medan merespons terkait adanya narasi yang menyebutkan Edi Suranta Gurusinga alias Godol tak memiliki senjata ilegal yang kini menjeratnya.

Polrestabes Medan pun menyebutkan penetapan tersangka Godol telah sesuai berdasarkan hasil penyidikan.

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Jama K Purba yang awalnya menyebutkan saat di lokasi penangkapan, Godol tak mengakui senpi ditemukan di tempat kejadian adalah miliknya.

“Tidak. Tidak mengakui,” kata Jama, Kamis, (18/4/2024).

Baca juga: Warga Pancur Batu Desak Oknum TNI yang Diduga Pemilik Senpi Jadi Tersangka

Jama menyebutkan adanya dugaan senpi tersebut milik Godol berdasarkan keterangan petugas yang berada di lokasi. Selain itu, dari hasil penyidikan menyebutkan jika Godol adalah pemilik senpi tersebut.

“Kesaksian dari anggota Brimob selaku saksi penangkap. Dari hasil penyidikan demikian,” jelasnya.

Sebelumnya, kasus kepemilikan senjata api ilegal dengan tersangka Edi Suranta Gurusinga alias Godol sekaligus yang menyebabkan IPK dan PKN bentrok, telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Deli Serdang  pada Rabu, (3/4/2024).

Tersangka sendiri ditangkap pada Rabu (13/3/24) sekira pukul 00.30 WIB, di Dusun 3 Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.

Baca juga: Picu IPK dan PKN Bentrok, Eks Polisi Pemilik Senpi Dilimpahkan ke Kejari

Atas permasalahan itu, sejumlah warga berunjuk rasa di Kantor Datasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan. Mereka mendesak agar menetapkan Kopral Nirwansyah yang diduga bertugas di Kodam I/BB sebagai tersangka, Selasa (16/4/24).

Rosliani, perwakilan massa menyebutkan telah mendapatkan kabar bahwa Nirwansyah sudah ditahan. Namun, Nirwansyah masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu membuat para pendemo heran. Pasalnya, Nirwansyah telah mengaku sebagai pemilik senpi yang menjerat Edi Suranta Gurusinga sebagai tersangka. Edi ditetapkan tersangka atas dugaan kepemilikan senpi ilegal.

Berdasarkan itu, Rosliani yang mengaku sebagai perwakilan keluarga meminta agar Edi dibebaskan.(raja/hm17)

Related Articles

Latest Articles