Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Rico Waas Genjot Penanganan Banjir Medan, Gandeng BBWS hingga Pemkab Deli Serdang

Mistar.idSenin, 8 Desember 2025 pukul 16.50 WIB
rico_waas_genjot_penanganan_banjir_medan_gandeng_bbws_hingga_pemkab_deli_serdang

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat berada di Warkop Jurnalis. (foto:berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan upaya Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam penanganan masalah banjir yang akan kembali berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Menurut Rico, BBWS harus memprioritaskan Kota Medan dalam penanganan banjir. Pemko Medan meminta agar normalisasi sungai besar yang berada di Kota Medan dapat menjadi prioritas utama.

“(Normalisasi sungai) agar nantinya kita bisa mendapatkan benefit yang baik dari penanganan banjir tersebut. Sungai ini harus bisa diperlebar dan drainasenya juga harus terbentuk dengan baik,” ujarnya kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Lebih lanjut, Rico menekankan agar jalur sungai kecil yang memiliki pintu air harus terkoordinasi dengan baik, dan masyarakat diminta melaporkan apabila ada permasalahan di jalur sungai tersebut.

“Jangan sampai nanti kewilayahan juga tidak bisa turut serta untuk membantu bagaimana alur buka-tutup katup dari pintu-pintu air tersebut,” tuturnya.

Kota Medan, kata Rico, yang berbatasan langsung dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, akan berkoordinasi dalam menangani permasalahan banjir dan sungai yang saling terhubung.

“Sekitar satu bulan lalu kami sudah perintahkan rekan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja sama dengan OPD Deli Serdang dalam berkoordinasi batas wilayah, permasalahan banjir maupun ekonomi,” ucapnya.

Kader Partai NasDem itu juga akan berkoordinasi dan meminta Pemkab Deli Serdang memperbaiki jalur air serta mengontrol aliran air yang masuk ke Kota Medan.

“Pihak Kota Medan dan Deli Serdang mari kita sama-sama bekerja, karena intinya untuk pelayanan kepada masyarakat. Walaupun ada perbatasan (Kota Medan–Deli Serdang), mari saling membuka diri agar kita benahi sama-sama,” katanya.

Menurutnya, jika wilayah kabupaten dan kota memiliki frekuensi yang sama dalam menyelesaikan permasalahan, khususnya terkait sampah maupun banjir, ke depannya tidak akan ada masalah, selama komunikasi terjalin dengan baik. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN