Rico Waas Dorong Medan Jadi Destinasi Wisata Budaya

Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima peserta Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 dalam acara Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026) malam. (foto: Diskominfo Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Wali Kota Medan Rico Waas mendorong pengembangan Kota Medan sebagai destinasi wisata budaya dengan mengandalkan keberagaman, kawasan bersejarah, kuliner hingga aktivitas publik.
Hal itu disampaikan Rico saat menyambut peserta Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 dalam acara Welcome Dinner di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (5/10/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Rico memperkenalkan sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Medan, di antaranya Lapangan Merdeka, Kesawan, Kota Tua, Istana Maimun, Masjid Raya dan Taman Sri Deli.
Menurutnya, keberagaman menjadi salah satu kunci penggerak ekonomi di bidang pariwisata di Kota Medan.
“Medan itu kota multikultur, multiagama dan multiras yang semuanya hidup berdampingan secara harmonis. Jadi sangat tepat JWB ke-4 ini dilaksanakan di Kota Medan, karena kota ini unlimited to explore,” sebutnya.
Sebagai bentuk pengembangan pariwisata, Rico mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan membuat sejumlah kawasan strategis pariwisata yang diharapkan berdampak terhadap ekonomi masyarakat.
“Nantinya akan kita buat jalur khusus yang terhubung ke beberapa titik pariwisata. Di sana wisatawan bisa melihat keindahan wisata Kota Medan, mencoba kuliner hingga aktivitas publik seperti Car Free Daya (CFD) dan Car Free Night yang menghadirkan seni, budaya dan kreativitas anak muda,” katanya.
Rico berharap JWB ke-4 tidak berhenti sebagai ajang pertemuan pelaku pariwisata, namun mampu memperkuat jejaring, membuka peluang kemitraan dan semakin mengenalkan Medan sebagai destinasi wisata budaya yang kaya dan beragam.
Ketua ASPPI DPD Sumut Achmad Fauzi Lubis mengatakan, dalam JWB kali ini pihaknya ingin melibatkan seluruh pelaku wisata guna memperkuat hubungan antar pelaku.
“Kami memiliki rencana menjadikan produk wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. Ke depannya akan dijadikan paket wisata,” katanya. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Kemenag RI Perjuangkan 20 Persen Anggaran Pendidikan untuk Guru Madrasah dan Pesantren


















































