Tuesday, October 6, 2026
home_banner_first
MEDAN

Ricky Anthony: DPRD Sumut Jangan Ikut Campur Urusan PSMS Medan

Mistar.idSelasa, 6 Oktober 2026 pukul 16.56 WIB
ricky_anthony_dprd_sumut_jangan_ikut_campur_urusan_psms_medan_

Pemain PSMS Medan. (Foto: Instagram @official_psmsmedan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (6/10/2026) - Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi NasDem, Ricky Anthony, menegaskan DPRD Sumut tidak boleh mengganggu atau ikut campur dalam persoalan internal manajemen PSMS Medan.

"Pendukung PSMS Medan merasa klub kesayangan mereka terusik oleh langkah DPRD Sumut melalui pemanggilan RDP. PSMS Medan bukan sekadar kebanggaan warga Medan, melainkan kebanggaan seluruh Sumatera Utara. Seharusnya kita memberikan dukungan moral kepada klub ini," ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).

Terkait pemanggilan rapat dengar pendapat (RDP), Ricky menyebut pihak yang menjadwalkan dan mengusulkan pertemuan tersebut yang paling tepat memberikan penjelasan.

Menanggapi kekhawatiran suporter yang menilai PSMS menjadi sasaran, ia berharap DPRD menyerahkan penyelesaian masalah kepada internal klub.

"DPRD masih memiliki tumpukan keluhan dan persoalan masyarakat yang perlu ditangani. Saya yakin sama sekali tidak ada niat atau alasan bagi kami di DPRD untuk mencampuri urusan PSMS Medan," tegasnya.

Menurut Ricky, DPRD Sumut tidak kekurangan pekerjaan dan masih banyak isu mendesak serta aspirasi masyarakat yang menjadi prioritas.

"Kami tentu tidak kekurangan pekerjaan sampai harus mencampuri urusan pihak lain. Jika kami bisa memberikan dukungan, kami akan melakukannya. Jika tidak, setidaknya kami tidak akan menghalangi atau ikut campur. Sederhana saja," katanya.

Diketahui, Komisi E DPRD Sumut sebelumnya menjadwalkan RDP antara 40 klub pendiri PSMS Medan dan manajemen pada Selasa (6/10/2026).

Namun, jadwal tersebut dibatalkan. Ketua Komisi E DPRD Sumut H M Subandi mengatakan pembatalan dilakukan karena ada 14 elemen buruh yang akan menyampaikan aspirasi pada hari yang sama.

"Ya, rapat besok kita batalkan karena ada surat besok (Selasa) ada yang mau datang demo ke DPRD Sumatera Utara," ujarnya kepada Mistar, Senin (5/10/2026).

Subandi mengatakan RDP itu dijadwalkan berdasarkan permohonan dari 40 klub pendiri PSMS Medan yang ingin membahas status manajemen PSMS Medan saat ini.

"Rapat itu berdasarkan permohonan dari mereka (40 klub). Jadi kita batalkan rapat kita dari masukan klub-klub pendiri PSMS Medan," ucapnya.

Ia menegaskan langkah tersebut bukan yang pertama. DPRD hanya ingin memediasi kedua belah pihak.

"Sebenarnya ini sudah berkali-kali mereka datang ke DPRD memohon untuk dilakukan RDP, dulu sudah pernah mau dibuat tapi ditunda, ini datang lagi, jadi tujuan kita mau mediasi," tuturnya.(hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN