Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pusat Edukasi Kelautan Pertama di Sumut Diresmikan, Pengunjung Bisa Praktik Perikanan dan Budidaya Berkelanjutan

Mistar.idSelasa, 10 Februari 2026 pukul 21.25 WIB
pusat_edukasi_kelautan_pertama_di_sumut_diresmikan_pengunjung_bisa_praktik_perikanan_dan_budidaya_berkelanjutan

Kegiatan peresmian Pojok Konservasi Laut, sebagai pusat edukasi kelautan pertama. (foto: dok Konservasi Indonesia/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Tekanan terhadap ekosistem laut Sumatera Utara (Sumut) kian meningkat seiring aktivitas manusia di wilayah pesisir dan laut. Di tengah tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DisKP) bersama Konservasi Indonesia meresmikan Pojok Konservasi Laut, yang menjadi ruang edukasi kelautan pertama di Sumut dan dirancang sebagai pusat pembelajaran berbasis sains.

Sumut memiliki garis pantai lebih dari 2.300 kilometer dengan luas wilayah laut mendekati 4 juta hektare. Perairan ini menyimpan berbagai ekosistem penting seperti mangrove, padang lamun, terumbu karang, serta menjadi habitat satwa laut bernilai ekologis tinggi, termasuk penyu dan lumba-lumba.

Namun, penangkapan ikan berlebih, alih fungsi kawasan pesisir, serta rendahnya literasi publik tentang pengelolaan laut berkelanjutan menjadi tantangan serius.

Kepala DisKP Sumut, Supryanto, mengatakan pengelolaan laut saat ini tidak bisa dilepaskan dari pemahaman bersama lintas pihak. Ia menilai, tanpa pengetahuan tentang keberlanjutan, aktivitas ekonomi di laut justru berpotensi merusak ekosistem dan mengancam mata pencaharian masyarakat pesisir.

“Laut Sumatera Utara merupakan sumber kehidupan dan ekonomi masyarakat. Tanpa pemahaman yang benar, dapat mengancam sumber penghidupan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu kami menghadirkan Pojok Konservasi Laut sebagai ruang belajar bersama, agar kebijakan dan praktik di lapangan semakin berbasis pengetahuan,” katanya, Selasa (10/2/2026).

Pojok Konservasi Laut yang berlokasi di Kantor DisKP Provinsi Sumatera Utara itu juga dikembangkan sebagai mini learning center. Ruang ini menyajikan informasi kelautan melalui pendekatan visual dan materi ringkas yang menjembatani data ilmiah, kebijakan, serta praktik pengelolaan di lapangan.

Berbagai topik utama ditampilkan, mulai dari target pemerintah dalam MPA Vision 30x45, Wilayah Pengelolaan Perikanan 571 dan 572, kawasan konservasi perairan, hingga ekosistem kunci seperti mangrove, lamun, dan terumbu karang. Selain itu, pengunjung juga dapat mempelajari praktik perikanan dan budidaya berkelanjutan yang berkembang di Sumut.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah kurasi informasi mengenai megafauna laut di perairan barat Sumut berdasarkan hasil ekspedisi OceanX yang melibatkan BRIN dan Konservasi Indonesia.

Sundaland Program Director Konservasi Indonesia, Jeri Imansyah, menilai penyebarluasan informasi ilmiah kepada publik menjadi kunci penting dalam pengelolaan laut. Ia menekankan bahwa penting bagi generasi muda untuk mengenal lautnya sendiri agar tumbuh kepedulian jangka panjang.

“Informasi yang akurat sangat penting untuk perencanaan dan kebijakan. Dampaknya akan jauh lebih besar jika publik juga memahaminya,” ujar Jeri.

Peresmian ini juga melibatkan komunitas, lembaga swadaya masyarakat, pemerintah, serta mahasiswa. Keterlibatan generasi muda menjadi fokus utama karena dinilai akan menentukan arah pengelolaan laut di masa depan.

Ketua IMASPERA USU, Justin Gibrant Sinaga, mengaku keberadaan ruang edukasi ini memberi pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Ia menyebut, mahasiswa dapat melihat langsung data dan kondisi nyata laut Sumut.

“Setelah berkunjung ke sini, kami bisa memahami kenapa kebijakan dan konservasi itu penting,” tuturnya.

Ke depan, Pojok Konservasi Laut diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas pihak untuk meningkatkan literasi kelautan di Sumut. Inisiatif ini juga menegaskan bahwa upaya menjaga laut tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada pemahaman dan partisipasi publik yang berkelanjutan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN