Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

PSP Foundation Serahkan Dua Perahu Karet untuk Bantu Pemko Medan Hadapi Ancaman Banjir Rob

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 20.08
journalist-avatar-top
SH
psp_foundation_serahkan_dua_perahu_karet_untuk_bantu_pemko_medan_hadapi_ancaman_banjir_rob

Sekretaris PSP Foundation, Rudiansyah menyerahkan bantuan dua perahu karet kepada Pemko Medan di Posko Penanganan Banjir Kota Medan, Senin (1/12/2025). (Foto Mistar / PSP Foundation)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Prananda Surya Paloh (PSP) Foundation menyerahkan bantuan dua set perahu karet kepada Pemko Medan, Senin (1/12/2025) sore, sebagai bentuk dukungan kesiapsiagaan Pemko Medan menghadapi ancaman banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 1 hingga 9 Desember 2025 di Pesisir Belawan.

Penyerahan dua perahu karet itu dipimpin langsung oleh Sekretaris PSP Foundation, Rudiansyah, di Posko Penanganan Banjir Kota Medan. Bantuan tersebut diterima oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Rudiansyah mengatakan bahwa bantuan perahu karet ini merupakan wujud nyata kepedulian yayasan terhadap keselamatan warga Kota Medan, khususnya dalam menghadapi potensi banjir rob sesuai peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Bantuan ini adalah dukungan mitigasi bencana untuk membantu Pemko Medan dalam kesiapan menghadapi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 1–9 Desember 2025,” ujar Rudiansyah.

Ia menambahkan, perahu karet tersebut akan menjadi alat bantu krusial untuk mempercepat proses evakuasi warga dan mobilisasi tim penyelamat, terutama saat banjir mendadak atau rob melanda wilayah berisiko tinggi.

“Bantuan ini bisa mempercepat proses evakuasi warga jika banjir terjadi. Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PSP Foundation dan partisipasi berbagai pihak dalam upaya penanganan banjir. Ia menekankan bahwa mitigasi bencana memerlukan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat dan lembaga, bukan hanya pemerintah.

“Setiap hari banyak masyarakat dan lembaga yang berpartisipasi. Inilah bentuk kebersamaan kita dalam menanggulangi banjir,” kata Rico Waas.

Secara internal, Pemko Medan telah mengambil langkah antisipatif dengan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh OPD, camat, dan unsur wilayah, terutama Kecamatan Medan Utara yang diidentifikasi sebagai kawasan paling rentan terdampak rob.

“Kami sudah menyiapkan lokasi evakuasi, dapur umum, dan mengirim logistik lebih dulu agar dapat langsung digunakan apabila terjadi rob,” jelas Rico Waas mengenai kesiapan Pemko.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN