Pasca Banjir, Warga Natambang Roccitan Keluhkan Infrastruktur Rusak dan Sengketa Ulayat

Anggota Komisi B DPRD Sumut, Muniruddin Ritonga saat melaksanakan reses. (Foto: Dok. Munir/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Anggota DPRD Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga, mengungkapkan sejumlah aspirasi masyarakat Desa Natambang Roccitan, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Masyarakat Desa Natambang Roccitan mengeluhkan berbagai persoalan pascamusibah yang melanda daerah tersebut pada akhir 2025 lalu.
Guna mengurangi persoalan tersebut, masyarakat memohon agar pemerintah segera melakukan renovasi masjid, perbaikan dek sungai yang longsor, pemberian bantuan bagi pelaku UMKM, hingga pengadaan mebel untuk PAUD.
Kondisi saat ini berdampak terhadap kebutuhan infrastruktur dan perekonomian warga. Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat kepada Muniruddin Ritonga selaku anggota DPRD Sumut dalam kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026.
Ia menjelaskan, masyarakat juga meminta perhatian pemerintah terhadap sengketa lahan hutan ulayat yang disebut telah beralih fungsi menjadi bank tanah. Menurutnya, persoalan tersebut akan menjadi perhatian untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Aspirasi masyarakat juga berkaitan dengan penyelesaian sengketa lahan hutan ulayat. Ini akan kita coba bantu carikan solusi bersama pemerintah ke depan,” katanya, Rabu (18/2/2026).
Melalui momentum reses tersebut, ia yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendidik anak di era digital. Ia menyoroti ketergantungan anak terhadap telepon genggam yang dinilai dapat menghambat perkembangan sosial.
“Saya berlatar belakang sebagai aktivis perlindungan anak. Ketergantungan terhadap handphone dapat membuat anak sulit berinteraksi dan cenderung individualistis,” ujarnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu juga menyampaikan kesan positif selama berada di Desa Natambang Roccitan. Ia mengaku disambut hangat oleh masyarakat dan diperkenalkan dengan kuliner khas Tapanuli Selatan, seperti itak poul-poul, lampet, dan durian.
Ia menambahkan, sebagai anggota Komisi B DPRD Sumut yang membidangi sektor perekonomian, pihaknya juga akan mendorong pengembangan potensi kuliner lokal sebagai bagian dari ekonomi kreatif daerah.
“Kuliner khas ini tentu menjadi perhatian untuk kita kembangkan ke depan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Ia memastikan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan. Munir berharap Desa Natambang Roccitan dapat terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera.
Diketahui, kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Natambang Roccitan Haji Barani Ritonga, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Abdul Halim Pospos, para tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.





















