Pasca Banjir Medan 2025: Pemko dan Tim Bersama Gencarkan Pengangkutan Sampah

Sampah yang menumpuk di salah satu ruas jalan di Kota Medan (foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Banjir hebat yang melanda Kota Medan pada 27 November 2025 lalu menyisakan tumpukan sampah hampir di setiap wilayah. Bahkan di media sosial, banyak netizen yang mengkritik pejabat Pemko Medan karena dinilai lambat dalam mengangkat sampah pasca-banjir.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, menegaskan bahwa proses pengangkatan sampah masih terus berlangsung.
“Pada prinsipnya urusan sampah berada di kecamatan. Namun karena ini bencana banjir, permasalahan sampah menjadi tanggung jawab semua OPD Pemko Medan, bahkan sudah dibentuk tim khusus. Jadi pengangkutan sampah masih terus berjalan. Pak Wali juga sudah menekankan agar semua penanganan dilakukan secara cepat,” ucapnya kepada MISTAR, Rabu (3/12/2025).
Melvi menyadari bahwa pengangkutan sampah belum bisa dilakukan secara maksimal dan menyeluruh karena armada terbatas.
“Pasca banjir, di setiap kecamatan memang banyak sampah menumpuk. Namun karena armada terbatas, tentu semua bergiliran. Kondisinya seperti itu, tapi kami sebenarnya terus bekerja. Jika tidak percaya, silakan datang dan lihat langsung ke TPA Terjun. Sangat banyak mobil pengangkut bolak-balik mengantar sampah pasca banjir kemarin,” jelasnya.
Dalam proses pengangkatan sampah, pihaknya juga menggandeng organisasi dan pihak lain untuk membantu.
“Kita juga dibantu truk pengangkut sampah oleh satu organisasi agar proses bisa lebih cepat. Meski begitu, kami memohon maaf kepada masyarakat jika proses masih lambat. Yang pasti, kami terus berupaya agar proses pengangkutan bisa berjalan lebih cepat,” katanya.
Melvi menambahkan, pasca banjir semua OPD Pemko Medan fokus pada pemulihan warga yang terdampak.
“Kita semua tahu bahwa air baru saja surut, ditambah tadi malam hujan lagi yang menimbulkan genangan. Masih ada beberapa kendala di lapangan, belum lagi proses evakuasi dan pelayanan lainnya. Saat ini kami semua berjalan beriringan agar proses pemulihan di Kota Medan bisa lebih cepat,” pungkasnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















