Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Olahraga Masyarakat Bisa Jadi Motor Ekonomi Baru Menuju Indonesia Emas 2045

Mistar.idSabtu, 14 Februari 2026 17.22
EH
MA
olahraga_masyarakat_bisa_jadi_motor_ekonomi_baru_menuju_indonesia_emas_2045

Gubernur Sumut, Bobby Nasution menghadiri Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut di Adora Convention Hall, Jalan Harmonika Baru, Medan. (Foto: Diskominfo Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menegaskan pentingnya peran olahraga masyarakat sebagai penggerak ekonomi baru dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Teater Olahraga Masyarakat dan Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Sumatera Utara periode 2025–2030 di Adora Conventions Hall, Jalan Harmonika, Setia Budi, Medan, Jumat malam (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Bobby menilai olahraga di negara maju telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan sektor usaha. Ia berharap hal serupa dapat terwujud di Sumatera Utara.

“Kita ingin olahraga menjadi sumber utama kegiatan ekonomi baru pada tahun 2045. Dari desa hingga provinsi, kegiatan olahraga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, seperti yang kita lihat di negara-negara maju,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Mistar, Sabtu (14/2/2026).

Mantan Wali Kota Medan itu juga mengapresiasi antusiasme pengurus dan anggota KORMI Sumut yang dinilai menjadi modal penting dalam memajukan olahraga masyarakat di 33 kabupaten/kota. Menurutnya, semangat dan kerja keras para pengurus menjadi kunci dalam mengelola puluhan organisasi induk olahraga (Inorga) yang ada di bawah KORMI.

“Antusiasme para pengurus adalah titik awal untuk menyalakan semangat KORMI itu sendiri. Jika pengurus lemah dan malas, tidak mungkin kita dapat mengelola 50 Inorga yang ada. Ini pekerjaan yang membutuhkan pemikiran, ketulusan, dan kerja keras,” tegasnya.

Politisi Gerindra itu juga mengingatkan, pentingnya kolaborasi lintas sektor serta menolak praktik anak emas dalam organisasi. Ia menegaskan, pembangunan fasilitas olahraga harus melibatkan pihak yang kompeten agar sesuai standar dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan membangun sendiri. Jika ingin membuat pusat kebugaran, studio yoga, atau fasilitas lainnya, libatkan mereka yang memahami. Hasilnya harus sesuai standar dan dapat digunakan masyarakat,” katanya.

Terkait dukungan anggaran, ia menyatakan Pemerintah Provinsi Sumut akan memantau kinerja KORMI sepanjang 2026. Jika capaian program dinilai baik, pemerintah siap meningkatkan dukungan pada tahun berikutnya.

“Kalau kemajuannya baik, anggaran 2027 akan ditingkatkan. Namun jika tidak optimal, tentu akan ada evaluasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Sumut yang baru dilantik, M. Daffasya Sinik, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut dihadiri ribuan anggota KORMI dari seluruh daerah di Sumatera Utara. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menghadapi ajang Pekan Olahraga Rekreasi Nasional (PORNAS) 2027 di Palu.

“Kami siap mengembangkan SDM dan mempersiapkan seluruh kemampuan menghadapi PORNAS 2027. KORMI Sumatera Utara berkomitmen mengembangkan olahraga masyarakat dan meraih hasil terbaik,” ujarnya. (Ari)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN