Mendikdasmen Perbolehkan Sekolah yang Masih Rusak Akibat Banjir di Sumut Pakai Fasilitas Umum

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof Abdul Mu'ti. (foto: iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof Abdul Mu'ti, memperbolehkan sekolah yang belum bisa dipakai agar memakai fasilitas umum lainnya untuk melaksanakan pembelajaran.
"Bagi yang belum nanti bisa menumpang ke sekolah lain, atau menumpang di sarana non-pendidikan misal di kelurahan atau masjid dan sebagainya, nanti ada tenda-tenda yang sudah kami bangun tentunya mengikuti kurikulum darurat yang sudah kita siapkan," ujarnya saat berada di Medan, Minggu (4/1/2025).
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan pernyataannya sebelumnya, yang menyebut 99 persen satuan pendidikan di Sumatera Utara (Sumut) siap menggelar kegiatan belajar mengajar pada 5 Januari 2026 besok, meski sebagian daerah terdampak bencana.
"Ya, besok sesuai jadwal akan dimulai kegiatan belajar mengajar semester II (Genap) tahun ajaran 2025-2026," katanya.
Meski begitu, Mu'ti mengakui masih ada beberapa sekolah yang masih dalam masa pembersihan material bencana alam hingga saat ini.
"Untuk pelaksanaannya memang masih ada yang belum selesai pembersihannya. Tapi sebagian besar sudah selesai (pembersihan). Dalam data kami untuk Sumut sendiri sudah 99 persen sudah bisa digunakan tanggal 5 besok," ucapnya.
Oleh karena itu, Mu'ti mengatakan pihaknya memberikan penaklukan bagi beberapa sekolah yang masih terdampak agar masuk pada 12 Januari 2026 mendatang.
"Memang tidak semuanya masuk tanggal 5 Januari, sebagian daerah menyusun jadwal baru akan mulai pekan depan 12 Januari. Untuk daerah yang terdampak bencana kami berikan fleksibilitas untuk pelaksanaan tidak harus di tanggal 5 Januari," ujarnya.
Abdul Mu'ti sendiri dijadwalkan akan memimpin langsung upacara pembelajaran perdana tahun 2026 di salah satu sekolah di Aceh Tamiang pada besok hari. "Yang terpenting siswa bisa belajar, punya semangat terus dan mudah-mudahan bisa semakin cepat pemulihan di daerah-daerah terdampak," katanya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER


















