Monday, June 8, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kartini di SPBU Medan: Sofie Amanda, Kuliah Sambil Bekerja demi Pendidikan Tinggi

Mistar.idSelasa, 21 April 2026 14.43
AN
AA
kartini_di_spbu_medan_sofie_amanda_kuliah_sambil_bekerja_demi_pendidikan_tinggi

Sofie Amanda, salah satu petugas SPBU yang mengenakan kebaya saat melayani pengisian BBM di Medan, Selasa (21/4/2026). (Foto: Fiqih/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pemandangan berbeda terlihat di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan KL. Yos Sudarso No.6, Silalas, Kecamatan Medan Barat, pada Selasa (21/4/2026).

Para petugas operator perempuan tampak anggun mengenakan kebaya, sementara petugas pria mengenakan batik. Aksi ini dilakukan untuk memperingati Hari Kartini sekaligus menghidupkan semangat emansipasi di lingkungan kerja.

Salah satu petugas yang menarik perhatian adalah Sofie Amanda, 21 tahun. Di tengah cuaca Medan yang terik, ia dengan cekatan melayani pelanggan sambil tetap tersenyum dalam balutan kebaya nasional.

Bagi Sofie, mengenakan kebaya bukan sekadar seragam seremonial. Ia memaknai sosok R.A. Kartini sebagai simbol keberanian perempuan untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya tanpa meninggalkan kemandirian secara ekonomi.

"Buat saya, Hari Kartini melambangkan keberanian wanita untuk memperjuangkan pendidikan dan karier. Ibu Kartini dulu memperjuangkan pendidikan untuk kaum wanita, pergaulan, serta karier kita sekarang," kata Sofie saat jeda melayani pelanggan.

Sofie sendiri adalah potret nyata "Kartini Modern". Sudah dua tahun ia bekerja di SPBU tersebut, dan ini merupakan pekerjaan pertamanya yang ia jalani sambil menempuh pendidikan tinggi.

"Harapan saya untuk perempuan Indonesia, pastinya untuk selalu berpendidikan. Walaupun kerja, usahakan tetap sekolah atau kuliah. Harus balance (seimbang), karena pendidikan itu penting untuk jenjang masa depan," ucapnya.

Kehadiran petugas berkebaya mulai pukul 06.00 hingga 15.00 WIB ini sempat membuat para pengendara yang mengisi BBM bertanya-tanya. Banyak pelanggan yang mengaku lupa bahwa hari ini adalah peringatan Hari Kartini.

"Kadang-kadang orang suka lupa hari, jadi pada tanya: 'Kenapa pakai kebaya Kak?'. Saya jawab, hari Kartini Bapak, Ibu. Mereka senang, katanya kami jadi cantik. Tapi ya memang rasanya agak panas pakai kebaya sambil kerja begini," ucap Sofie sambil tertawa kecil.

Dalam momen tersebut, Sofie juga menunjukkan wawasannya terhadap sejarah perjuangan perempuan di Indonesia. Selain Ibu Kartini, ia menyebut tokoh-tokoh seperti Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, dan Dewi Sartika sebagai inspirasinya dalam bekerja dan belajar.

Melalui aksi sederhana di SPBU ini, Sofie dan rekan-rekannya ingin menyampaikan pesan bahwa perempuan masa kini bisa berkarya di mana saja, mulai dari sektor pelayanan hingga pendidikan formal, dengan semangat juang yang tetap berkobar layaknya para pahlawan zaman dulu. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN