Kapolda: Berantas Narkoba di Sumut Tak Bisa Sendiri, Harus Libatkan Semua Pihak

Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto (Foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, menyatakan permasalahan narkotika di Sumut tidak bisa diselesaikan tanpa ada kerja sama semua pihak. Termasuk Polri, BNN, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat.
“Sejak saya dilantik menjadi Kapolda, arahan Bapak Presiden dan Bapak Kapolri menyebutkan pemberantasan narkoba tidak bisa diselesaikan oleh kepolisian saja, harus bersama-sama. Untuk itu, kepolisian dibantu oleh BNNP, TNI, Pemda, hingga tokoh-tokoh masyarakat,” ujar Irjen Whisnu Hermawan Februanto di Aula Tribrata Polda Sumut, Selasa (24/2/2026).
Lanjut Whisnu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat karena banyak tantangan yang menyulitkan polisi memberantas narkoba.
“Kenapa saya mengajak semua lapisan masyarakat untuk sama-sama memberantas narkoba? Karena ketika Polri bersama-sama dengan elemen dan masyarakat bergabung, maka masalah ini dapat diselesaikan,” tuturnya.
“Salah satunya pemberantasan narkoba di Jermal 15 Medan, banyak sekali hambatan tantangan yang menyulitkan aparat kepolisian dan TNI untuk memberantasnya. Untuk itu, saya memohon kepada semua lapisan masyarakat mari memberantas peredaran narkoba,” lanjut Whisnu.
Dukungan penuh dari Panglima Kodam I Bukit Barisan juga diperolehnya. Salah satunya, pemberantasan narkoba di wilayah perkebunan.
“Mungkin di kebun-kebun yang tidak ada masyarakatnya, apalagi di wilayah yang banyak permukiman masyarakat, ayo sama-sama berantas narkoba. Ini hanya sebagian kecil saja yang bisa diungkap,” katanya lagi.
Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri memastikan tidak ada perbedaan bagi siapa saja yang terlibat dalam peredaran narkotika.
“Kita tidak pandang bulu. Siapa saja yang terlibat akan kita proses hukum. Tidak ada yang mengawal, tidak ada yang membekingi lagi sekarang. Kita sikat semua narkoba. Sumut ini harus bersih dari narkoba,” ujarnya. (hm20)























