Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

DPRD Sumut Dukung Pembangunan Taman Kehati di Kwala Bekala untuk Ekologi Baru

Mistar.idSelasa, 20 Oktober 2026 pukul 15.07 WIB
dprd_sumut_dukung_pembangunan_taman_kehati_di_kwala_bekala_untuk_ekologi_baru_

Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga. (Foto: Ari/Mistar)

Medan, MISTAR.ID (20/10/2026) — Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara (Sumut), Muniruddin Ritonga, mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam membangun Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) seluas 14 hektare di Kwala Bekala.

Politisi PKB itu menyampaikan esensi dari dibangunnya taman tersebut sekaligus menjadi ekosistem lingkungan yang sehat dapat berdampak positif bagi kebutuhan masyarakat.

"Ini setahu saya program Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang bekerja sama dengan aset milik Universitas Sumatera Utara (USU). Kita berharap dibangunnya ini menjadi ruang terbuka hijau yang baru untuk masyarakat," ujarnya kepada Mistar, Selasa (20/10/2026).

Namun, ia mengingatkan pentingnya seluruh persiapan dan rangkaian persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pemprov Sumut. Pasalnya, hal itu menjadi salah satu langkah yang harus ditempuh agar tetap sejalan dengan ketentuan yang berlaku dalam terlaksananya program tersebut.

"Jadi begitu juga pada Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), penentuan spesies, penyusunan Detail Engineering Design (DED), serta pengajuan permohonan izin kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang harus dipastikan sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku," tegasnya.

Diketahui, Pemprov Sumut melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan tengah bersiap untuk mengembangkan Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) seluas 14 hektare di Kwala Bekala, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Kawasan konservasi yang terletak di luar zona hutan yang telah ditetapkan ini akan berfungsi sebagai situs ekologis baru sekaligus tempat perlindungan bagi pelestarian spesies tumbuhan endemik Sumatera Utara.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN