Distribusi Air Bersih Terganggu karena Blackout Listrik, Begini Penjelasan PDAM Tirtanadi

Kantor Perumda Tirtanadi di Jalan Sisingamangaraja Medan. (foto: iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi merespons terganggunya distribusi air bersih usai pemadaman listrik total (blackout) yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu sore. Hingga saat ini Tirtanadi terus melakukan upaya agar aliran air bisa kembali normal.
Nurbaya, 43 tahun, warga Kecamatan Namorambe, mengatakan kondisi air di rumahnya sempat bermasalah semenjak blackout. Selain berubah warna, air di rumahnya sempat mati beberapa hari.
"Kemarin sempat mati, kalau kotor tidak kotor kali, cuma keruh. Bagus lah kalau memang sudah ada tindakan, karena susah juga kalau tidak ada air, listrik mati, air jangan sampai mati juga lah," ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtanadi Ardian Surbakti, mengakui matinya listrik selama berjam-jam menyebabkan turbulensi distribusi air di dalam pipa. Hal ini menyebabkan air menjadi keruh. "Air menjadi keruh ketika aliran listrik hidup, kami terus berupaya agar air bersih tetap berjalan normal," katanya.
Ardian mengatakan kejadian ini berpengaruh kepada sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) seperti di IPA Sunggal, Limau Manis, Deli Tua, Martubung, Hamparan Perak hingga sejumlah titik di Mebidang.
"Hingga saat ini petugas lapangan terus melakukan penanganan agar bisa terus normal, mohon maaf kami atas ketidaknyamanannya," ucapnya.
Ardian mengatakan pihaknya telah meminta seluruh Kepala Cabang untuk bisa melakukan Wash Out (WO) agar air kotor yang disebabkan oleh turbulensi tersebut bisa berganti dengan yang baru.
"Seluruh cabang sudah kita minta untuk melakukan WO agar air yang keruh itu bisa terbuang dan yang di pipa bisa kembali bersih," tuturnya.
PREVIOUS ARTICLE
HMI Medan Minta PT PLN Dievaluasi Total Buntut Blackout Sumbagut

















