Saturday, July 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Disnaker Kota Medan Bantu Fasilitasi Calon Tenaga Kerja ke Jepang

Mistar.idSelasa, 19 Mei 2026 pukul 14.28 WIB
disnaker_kota_medan_bantu_fasilitasi_calon_tenaga_kerja_ke_jepang

Plt Kadisnaker Kota Medan, Ramaddan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan akan bekerja sama dengan perbankan dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk memfasilitasi keberangkatan calon tenaga kerja ke Jepang.

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, mengatakan saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi guna merealisasikan rencana tersebut.

“Alhamdulillah, kemungkinan minggu depan akan kita realisasikan,” ucapnya kepada Mistar, Selasa (19/5/2026).

Adapun bentuk bantuan yang diberikan adalah menanggulangi biaya operasional awal calon tenaga kerja yang akan berangkat ke Jepang.

“Kendala utama calon tenaga kerja pada umumnya adalah biaya. Sebenarnya banyak calon tenaga kerja yang sudah diterima kerja ke Jepang, tapi tidak jadi pergi karena masalah biaya. Kondisi itu yang ingin kita selesaikan. Salah satunya lewat penanggulangan biaya di awal. Jadi, nanti perbankan mendahulukan seluruh biaya operasional calon tenaga kerja melalui program kerja sama,” tuturnya.

Untuk skema pembayarannya, Ramaddan menargetkan calon tenaga kerja membayar dengan bunga rendah, yakni hanya 5 persen atau sama seperti UMKM.

“Nanti LPK khusus bahasa Jepang di Kota Medan yang akan menagih ke calon tenaga kerja, makanya kita gandeng juga 12 LPK yang ada di Kota Medan tersebut. Untuk skema pastinya minggu depan mungkin sudah ada hasilnya,” katanya.

Disinggung kenapa hanya ke Jepang, Ramaddan mengaku pertimbangannya karena gaji di Jepang cukup tinggi. Kemudian aturan ketenagakerjaannya ketat dan bagus.

“Sebenarnya kita ingin juga ada kerja sama ke Korea Selatan (Korsel) karena salary di sana lebih tinggi. Tapi, di Kota Medan belum ada LPK khusus bahasa Korsel, makanya saat ini hanya ke Jepang saja yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya program ini, Ramaddan berharap upaya Pemko Medan menekan angka pengangguran bisa berjalan maksimal.

“Target kita setiap tahun 500 calon tenaga kerja bisa ke Jepang. Itu hanya lewat program ini saja, beda yang mandiri. Karena setiap tahun lowongan kerja di Jepang itu sangat banyak untuk Indonesia. Untuk Kota Medan saja ada ribuan tenaga kerja yang berangkat ke Jepang. Secepatnya nanti kita launching,” ujarnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN