Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
MEDAN

Dilaporkan ke BKD, Ketua Fraksi NasDem Sumut: Bawa Santai dan Lapor Balik

Mistar.idSenin, 24 November 2025 10.58
EH
MA
dilaporkan_ke_bkd_ketua_fraksi_nasdem_sumut_bawa_santai_dan_lapor_balik

Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumatera Utara (Sumut), Rahmansyah Sibarani. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumatera Utara (Sumut), Rahmansyah Sibarani, menanggapi dengan santai laporan terhadap dirinya ke Badan Kehormatan Dewan (BKD) dan DPP NasDem.

“Kita bawa santai dan senyum aja. Saya tetap menghormati laporan tersebut. Itu kan hak semua orang. Terima kasih rekan-rekan media sudah menanggapi berita ini,” katanya pada Mistar saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).

Menurut Rahmansyah, ia siap menghadapi laporan tersebut dan akan kembali melaporkan masalah ini karena mencederai harga dirinya, juga pencemaran nama baik.

“Saya akan melaporkan balik saudara yang bersangkutan. Nantinya saya didampingi pengacara saya, Mahdi Muhammad Lubis dari Kantor Hukum Law Office Syahruzal Yusuf,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta seluruh pihak untuk saling menghormati proses hukum yang berlaku. Khususnya masyarakat Tapteng agar tetap tenang dan sabar dalam menanggapi persoalan kericuhan beberapa waktu lalu.

“Kepada masyarakat daerah saya tercinta, jangan terpancing ataupun terprovokasi oleh oknum yang kami duga hanya mencari keuntungan semata. Karena kita semua adalah saudara. Kita cinta akan daerah Sahata Saoloan-Saiyo Sakato ini karena Tapteng adalah kampung halaman kita,” ucapnya.

Diketahui, Thomson Pasaribu perwakilan dari aliansi masyarakat Tapteng melaporkan Rahmansyah Sibarani ke Badan Kehormatan Dewan terkait pelanggaran kode etik atas kericuhan yang terjadi di Tapteng pada 31 Oktober 2025 lalu.

Saat itu, Rahmansyah diketahui melempar batu kepada massa yang sedang bentrok di depan rumah adiknya, Bakhtiar Ahmad Sibarani, yang juga mantan Bupati Tapteng.

Rahmansyah menegaskan tindakan tersebut merupakan bentuk pembelaan diri ketika dirinya dan keluarga diserang massa.

“Aksi pelemparan itu bukan karena niat menyerang, tapi spontanitas untuk melindungi diri dan keluarga saat situasi sudah kacau. Kami diserang di depan rumah adik saya,” ujarnya di Ruang Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Medan Barat, Kamis (6/11/2025). (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN