Dampak Bencana Banjir, Bengkel di Medan Dipenuhi Kendaraan Roda Dua

Kondisi bengkel dipadati sejumlah motor yang terkena banjir. (foto: Berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Banjir yang melanda Kota Medan beberapa waktu lalu masih meninggalkan sejumlah permasalahan seperti banyaknya kendaraan roda dua hingga roda empat yang terendam air pada Kamis (27/11/2025).
Hal tersebut membuat sejumlah bengkel, di wilayah Kecamatan Medan Amplas dipenuhi jenis kendaraan roda dua. Sofian pemilik bengkel di Jalan Panglima Denai mengatakan, jika bengkel miliknya sudah tidak menerima perbaikan motor sementara waktu.
"Kami sudah ga bisa menerima (motor) yang minta perbaiki, karena masih ada belasan motor yang belum dikerjakan, posisi motornya juga ada di dalam gudang kami saat ini," ujarnya kepada Mistar, Sabtu (29/11/2025).
Dijelaskan pria berusia 54 tahun tersebut, kebanyakan kendaraan yang diterima untuk diperbaiki ialah, motor yang terendam banjir beberapa hari lalu.
"Hampir semua ini (motor) motor kena banjir la, keluhannya pun mulai dari oli ataupun bahan bakar yang kecampur air akibat terendam tadi, hingga beberapa masalah lainnya," tuturnya.
Bengkel lainnya di Jalan M Nawi Harahap, Ridho seorang mekanik motor mengatakan jika, sudah belasan motor yang selesai diperbaiki dan masih terdapat motor-motor lain yang masih menunggu antrean.
"Kalau hari ini yang sudah keluar (selesai diperbaiki) sekitar 15 motor, tapi masih ada belasan motor lainnya yang antre untuk kami kerjakan, bahkan ini bisa sampai jam 02.00 WIB," ujar pria berusia 37 tahun itu.
Ridho mengatakan akibat bencana banjir tersebut, bengkel yang ia tempati terus mengalami penambahan unit motor yang diminta perbaiki. Selain itu, Rauf Nasution yang turut terdampak dan menyebabkan beberapa kendaraan di rumahnya terendam banjir harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaikinya.
"Kalau kendaraan yang terendam banjir ada beberapa mobil, kemudian motor Scoopy, Vario hingga Nmax. Kalau sekarang sedang memperbaiki ini (Nmax) ini la dulu," katanya.
Rauf mengatakan estimasi biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki satu unit motor miliknya berkisar Rp1 juta, bahkan bisa lebih lantaran masih dalam proses perbaikan.
"Motor juga masih di bongkar saat ini sama bengkel, untuk pengecekan bagian ecu, karena posisi motor ini tenggelam, sehingga bagian ecu motor bermasalah," ucapnya.






















