Cegah Kebakaran, DPRD Sumut Imbau Warga Waspada Gunakan LPG Selama Ramadan

LPG 4 kilogram subsidi untuk masyarakat. (Foto: Istimewa/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Sugiatik, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan gas LPG, khususnya selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap standar keselamatan. Mengingat aktivitas memasak di dapur diprediksi meningkat selama bulan suci Ramadan.
Hal itu disampaikannya menyikapi kebakaran yang melanda dua rumah warga di Dusun II, Desa Kulasar, Kecamatan Silinda, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran tabung LPG sehingga api dengan cepat menyebar dan menghanguskan bangunan semi permanen.
“Kejadian ini seharusnya menjadi peringatan bagi kita semua, terutama selama Ramadan ketika penggunaan kompor gas meningkat untuk menyiapkan sahur dan berbuka puasa,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Ia menyebutkan, para korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah serta trauma akibat kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat.
Menurutnya, langkah pencegahan sederhana dapat dilakukan untuk menghindari kejadian serupa. Ia berharap masyarakat rutin memeriksa kondisi regulator, selang, dan tabung gas guna memastikan tidak ada kebocoran, serta menggunakan peralatan sesuai standar keselamatan.
“Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas. Edukasi sederhana tentang penggunaan LPG yang aman sangat penting untuk mencegah bencana serupa,” ucapnya.
Ia turut mendorong pemerintah daerah dan aparat setempat agar lebih aktif memberikan sosialisasi keselamatan penggunaan LPG di lingkungan permukiman. Ia menilai edukasi tersebut penting agar masyarakat memahami risiko serta cara penanganan dini jika terjadi kebocoran.
Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Pengolahan Santan di Patumbak, Dua Orang Dibawa
Ia menambahkan, kebiasaan seperti memastikan kompor dimatikan setelah digunakan, tidak menempatkan tabung gas di dekat sumber panas, serta segera mengganti peralatan yang sudah digunakan dapat menekan potensi kebakaran.
“Kesadaran dan kewaspadaan bersama menjadi kunci utama agar Ramadan dapat dijalani dengan aman dan nyaman,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mencium bau gas atau menemukan tanda-tanda kebocoran. Dengan respons cepat, potensi kebakaran dapat dicegah sehingga tidak menimbulkan kerugian lebih besar.






















