Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Banjir di Langkat Cukup Parah, DPRD Sumut Desak Pemerintah Tingkatkan Anggaran BPBD

Mistar.idKamis, 4 Desember 2025 14.33
AN
MA
banjir_di_langkat_cukup_parah_dprd_sumut_desak_pemerintah_tingkatkan_anggaran_bpbd

Sekretaris Komisi E DPRD Sumut, Edy Surahman Sinuraya. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sekretaris Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut), Edy Surahman Sinuraya, mengungkapkan kondisi kerusakan dan putusnya akses aktivitas masyarakat di Kabupaten Langkat usai dilanda bencana banjir beberapa waktu lalu.

“Akses pelayanan publik di beberapa lokasi, yang sangat memprihatinkan saat ini di Tanjung Pura itu sangat parah dan hancur. Akses darat tidak memungkinkan, sehingga warga menggunakan perahu,” katanya kepada Mistar saat dihubungi, Kamis (4/12/2025).

Ia menyampaikan, saat turun melakukan evakuasi bersama pengurus Partai Golkar Langkat dan Sumut, pihaknya sempat menyewa beberapa perahu untuk menembus akses dalam mengevakuasi masyarakat terdampak.

“Bahkan perahu yang tersedia tidak memadai, sehingga kami terpaksa menyewa perahu, bahkan menggunakan perahu rakit darurat seperti batang pisang. Kondisi di Langkat ini sangat memprihatinkan dan kasihanlah, terutama di Tanjung Pura,” ujar anggota legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Binjai-Langkat itu.

Ia menjelaskan, saat ini hanya ada sekitar 9 unit perahu yang tersedia di Kabupaten Langkat. Oleh karena itu, penambahan dan peningkatan anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat sangat penting untuk pengadaan perahu karet.

“Harapan utama kita untuk pemulihan di Langkat adalah peningkatan anggaran pada BPBD. Pengadaan perahu karet dan rubber boot yang lebih banyak itu sangat penting,” ucap politisil bergaya tegas itu.

Ia menilai, bantuan pemerintah saat ini cukup baik. Namun, kebutuhan mendesak yang masih sangat diperlukan dalam proses evakuasi hingga kini ialah pengadaan perahu karet yang memadai.

“Sebagian warga telah kembali ke rumah mereka dari posko pengungsian, sementara yang lain masih bertahan di rumah yang terendam banjir. Bahkan, berdasarkan informasi yang kami terima, ada warga yang sudah jatuh korban meninggal dunia, cuma kita belum mengetahui detail jumlahnya,” katanya.

Ia juga mendesak pemerintah untuk hadir dengan langkah nyata bagi warga yang rumahnya hancur total akibat bencana banjir.

“Ya, pemerintah harus membantu warga merehabilitasi rumah. Terkait anggarannya pikirkanlah dari mana, itu sudah memang tugas pemerintah,” ujarnya tegas.

Lebih lanjut, ia merincikan beberapa titik lokasi yang cukup parah di Kabupaten Langkat, meliputi Tanjung Pura, Desa Batang Serangan, Batang Tualang, dan Besitang. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN