Friday, June 5, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Tak Hanya Yogurt, Ini Tujuh Makanan Sumber Probiotik untuk Kesehatan Usus

Mistar.idSabtu, 24 Januari 2026 06.30
AN
tak_hanya_yogurt_ini_tujuh_makanan_sumber_probiotik_untuk_kesehatan_usus_

Ilustrasi. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Banyak orang mengandalkan yogurt sebagai sumber probiotik. Padahal, terdapat berbagai jenis makanan lain yang juga mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan usus dan sistem imun.

Menurut Cleveland Clinic, probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Probiotik umumnya terdapat dalam makanan fermentasi. Namun, tidak semua makanan fermentasi mengandung probiotik aktif, terutama produk yang telah melalui proses pasteurisasi karena dapat mematikan bakteri baik.

Berikut tujuh makanan yang mengandung probiotik selain yogurt, dirangkum dari berbagai sumber:

Pertama, tempe. Produk fermentasi kedelai ini merupakan sumber protein nabati yang populer di Indonesia. Mengutip Healthline, proses fermentasi tempe dapat mengurangi asam fitat yang menghambat penyerapan mineral seperti zat besi dan seng, serta menghasilkan vitamin B12 yang tidak terdapat pada kedelai mentah.

Kedua, beberapa jenis keju. Meski dibuat melalui proses fermentasi, tidak semua keju mengandung probiotik aktif. Keju dengan label live cultures atau active cultures umumnya memiliki kandungan probiotik, seperti keju cheddar, mozzarella, gouda, dan keju cottage.

Ketiga, acar mentimun. Acar yang difermentasi secara alami menggunakan garam dan air mengandung bakteri asam laktat yang bermanfaat bagi pencernaan. Sementara itu, acar yang dibuat menggunakan cuka tidak mengandung probiotik karena tidak memiliki kultur hidup.

Keempat, miso. Bumbu khas Jepang ini terbuat dari fermentasi kedelai, garam, dan kultur koji. Menurut Very Well Health, kandungan probiotik dalam miso dapat membantu menjaga kesehatan usus dan mengurangi peradangan, meski manfaat lainnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Kelima, kimchi. Makanan fermentasi khas Korea ini dibuat dari sayuran seperti kubis atau lobak yang difermentasi dengan garam dan bumbu rempah. Kimchi mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus, sistem imun, serta kesehatan jantung.

Keenam, peyeum atau tape singkong. Makanan fermentasi tradisional dari Jawa Barat ini dibuat dengan proses peragian singkong menggunakan ragi. Hasil fermentasi mengandung bakteri probiotik seperti Lactobacillus dan Lactococcus.

Ketujuh, tape ketan. Selain singkong, beras ketan juga dapat difermentasi menjadi tape. Proses fermentasi menghasilkan rasa asam-manis khas serta kandungan probiotik yang bermanfaat bagi pencernaan.

Dengan berbagai pilihan tersebut, masyarakat tidak perlu hanya bergantung pada yogurt untuk memenuhi asupan probiotik, karena banyak makanan fermentasi lain yang dapat membantu menjaga kesehatan usus dan meningkatkan daya tahan tubuh. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN