Perjuangan Yurike Prastika: Dari Benjolan Kecil hingga Divonis Kanker Stadium 4

Yurike Prastika ceritakan perjuangannya melawan kanker payudara stadium 4. Foto: wartakotalive.com via grid.id)
Jakarta, MISTAR.ID (18/10/2026) — Aktris senior Yurike Prastika menceritakan perjuangannya melawan kanker payudara stadium 4 hingga akhirnya mendapat kabar bahwa sel kanker dalam tubuhnya sudah tidak aktif.
Yurike mengaku bertekad sembuh meski harus menjalani serangkaian pengobatan, termasuk kemoterapi. Di tengah proses pengobatan, ia tetap berusaha bekerja.
Dalam siniar (podcast) bersama Maia Estianty yang diunggah pada 8 Oktober 2026, Yurike mengungkapkan momen ketika dokter menyampaikan hasil pemeriksaan PET Scan (Positron Emission Tomography) yang menyatakan kankernya sudah tidak aktif.
Ia mengaku semula mengira kanker yang diderita masih stadium 3. Namun, dokter menjelaskan kondisinya saat itu sudah memasuki stadium 4 dengan metastasis ke tulang belakang.
"Nah, ternyata ini belum 18 bulan dia ngomong gini di bulan Desember kalau enggak salah, 'Bu, ini sudah PET Scan.' Hasilnya ini, cancer sudah tidak aktif," kata Yurike.
"Aku sampai, aduh, senang banget waktu itu dokter omong gitu [bersih dari kanker]. Aku juga enggak nyangka. Tadinya mikir, wah, 18 bulan, dua tahun. Aduh, gue dua tahun ke orang bego nih bolak-balik rumah sakit gitu kan," tuturnya.
Yurike mengungkapkan benjolan pertama kali disadari pada April 2025. Awalnya berukuran kecil dan tidak sakit sehingga ia mengabaikannya hingga hampir dua tahun. Seiring waktu, benjolan membesar hingga seukuran bola tenis.
Untuk pengobatan, ia menjalani radiasi tulang sebanyak 15 kali, kemoterapi 6 kali untuk mengecilkan tumor, dilanjutkan operasi dan radiasi lanjutan.
Selama kemoterapi, Yurike mengalami penurunan sel darah putih. Untuk mengatasinya, ia mendapat suntikan guna meningkatkan jumlah sel darah putih agar pengobatan dapat berlanjut.
"Jadi aku selalu suntik leukogen itu untuk menaikkan sel darah putih. Tiga kali suntik di perut gitu kan. Dan itu habis suntik selalu naik jadi lima, jadi enam," ujarnya.
Di tengah perjuangan tersebut, ia tetap bekerja. Ia masih menjalani syuting film Kupeluk Kamu Selamanya dan web series Open BO saat kemoterapi ketiga.
"Dapat episode begitu, masih ada rezekinya dan aku masih kuat untuk syuting," kata Yurike.
Setelah rangkaian pengobatan, Yurike kini menjalani kehidupan sebagai penyintas kanker. Ia mengaku mengalami perubahan dalam memandang kehidupan dan berusaha berdamai dengan keadaan.
"Tuhan ampunin dosa aku, ingin sembuh, jangan kanker. Tapi ternyata tetap kanker, Tuhan tetap memberikan aku sakit itu. Itu harus berdamai dengan diri kita sendiri dan menerima," ujarnya.
Ia juga tidak ingin dipandang sebagai orang sakit yang harus dikasihani. Karena itu, ia memilih tidak menceritakan kondisinya kepada banyak orang, termasuk saat syuting.
Kini Yurike masih harus menunggu sekitar empat tahun lagi sebelum dinyatakan benar-benar sembuh. Ia perlu melewati periode lima tahun sejak sel kanker dinyatakan tidak aktif sebelum diperbolehkan menghentikan pengobatan.
"Iya, betul. Baru boleh tuh lima tahun saya stop obat. Stop obat sama copot ini nih. Saya kan pakai chemoport di sini," kata Yurike. Chemoport tersebut berfungsi sebagai pengganti suntikan infus.
Selama masa pemulihan, ia menjaga kesehatan, asupan makanan, dan lingkungan pertemanan yang positif.
"Dekat-dekatlah sama Tuhan. Pegang tangan Tuhan. Banyak berdoa, banyak beribadah. Carilah teman-teman atau pergaulan yang bisa menyenangkan juga, bisa membuat kita terus semangat," ujarnya.(CNN/hm02)














































