Monday, October 12, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Operasi Robotik Kanker Kolon Bantu Pemulihan Pasien, Ini Manfaatnya

Mistar.idSenin, 12 Oktober 2026 pukul 14.30 WIB
_operasi_robotik_kanker_kolon_bantu_pemulihan_pasien_ini_manfaatnya

Operasi (Foto: Dok Mayapada Hospital)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Teknologi operasi robotik menjadi salah satu pilihan dalam penanganan kanker kolon atau kanker usus besar. Dengan pendekatan minimal invasif, metode ini memungkinkan dokter melakukan tindakan melalui sayatan kecil, yang berpotensi mengurangi trauma jaringan dan mendukung pemulihan pasien.

Dokter spesialis bedah, dr. Errawan R. Wiradisuria, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan, teknologi robotik membantu dokter melakukan operasi pada area tubuh yang sempit dan kompleks dengan dukungan instrumen fleksibel, kontrol gerakan stabil, serta visualisasi tiga dimensi (3D).

“Ketika trauma pada jaringan dapat diminimalkan, pasien dapat mengalami nyeri yang lebih ringan dan lebih nyaman setelah operasi. Kondisi ini juga memungkinkan pasien untuk mulai bergerak lebih dini,” ujar dr. Errawan, Senin (12/10/2026).

Pendekatan tersebut berpotensi membantu pasien menjalani pemulihan dengan lebih nyaman dan mengurangi durasi rawat inap pada kondisi tertentu. Namun, hasil pemulihan setiap pasien dapat berbeda, bergantung pada stadium kanker, kompleksitas operasi, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Pemulihan Bertahap Setelah Operasi Kanker Kolon

Setelah menjalani kolektomi atau operasi pengangkatan sebagian usus besar, pasien perlu kembali makan dan bergerak secara bertahap sesuai kondisi klinis. Aktivitas ringan, seperti berjalan, dapat dilakukan sesuai kemampuan dan arahan tim medis. Sebaliknya, aktivitas berat dan mengangkat beban perlu dibatasi selama masa pemulihan.

Fungsi pencernaan juga membutuhkan perhatian. Sebagian pasien dapat mengalami perubahan pola buang air besar, termasuk frekuensi yang lebih sering atau konsistensi tinja yang lebih lunak. Perubahan ini dapat membaik seiring waktu ketika usus yang tersisa beradaptasi, tetapi tetap perlu dipantau oleh dokter.

Penanganan Kanker Kolon Membutuhkan Tim Multidisiplin

Selain teknik operasi, penanganan kanker kolon memerlukan pemeriksaan dan perencanaan terapi yang menyeluruh. Kolonoskopi, pemeriksaan patologi, CT scan, MRI, serta PET-CT pada indikasi tertentu dapat membantu dokter menilai kondisi pasien dan menentukan strategi pengobatan.

Mayapada Hospital menyediakan Gastrohepatology Center dan Oncology Center dengan pendekatan perawatan kanker saluran cerna terintegrasi. Layanan ini mencakup konsultasi, diagnosis, perencanaan terapi, hingga pemantauan lanjutan melalui kolaborasi tim multidisiplin.

Untuk pasien yang membutuhkan pembedahan, teknologi robotik da Vinci Xi dapat digunakan sebagai salah satu pilihan prosedur minimal invasif sesuai indikasi dan kebutuhan klinis pasien.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN