Peringati Hari Kesehatan Sedunia, Tropicana Slim Bersama Masyarakat Raih Harapan Remisi Diabetes

Peringati Hari Kesehatan Sedunia, Tropicana Slim bersama masyarakat raih remisi diabetes. (foto: Berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Tropicana Slim ajak masyarakat tingkatkan kesadaran penyakit diabetes dalam kampanye Beat Diabetes dan memperingati Hari Kesehatan Sedunia pada 7 April 2026 lalu, agar masyarakat dapat peluang remisi diabetes dengan perubahan gaya hidup lebih sehat.
Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim mengatakan kegiatan itu bagian dari komitmen Tropicana Slim mengedukasi masyarakat pentingnya mengatur diabetes dengan perubahan gaya hidup.
"Penderita diabetes tipe 2 bisa mendapatkan remisi yaitu kadar gula kembali normal dan bisa dipertahankan minimal 3 bulan dengan pola hidup sehat dan tidak mengkonsumsi obat," ujarnya kepada Mistar, Senin (13/4/2026).
Noviana menegaskan komitmennya untuk bersama-sama melawan diabetes, serta ingin mengajak seluruh masyarakat agar tidak menyerah, hingga percaya perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa dampak besar.
Dijelaskan Noviana, Beat Diabetes 2026 dilaksanakan secara serentak di 35 kota di Indonesia dengan memberi edukasi kesehatan, mendorong gaya hidup sehat, cek gula darah gratis, olahraga dan talkshow bersama dokter.
Tropicana Slim, dikatakan Noviana, turut membagikan Tropicana Slim Diabtx Milk, sebagai susu formula Diabet-X yang diciptakan, untuk mendukung para penderita diabetes di Indonesia.
"Susu tersebut memiliki kandungan jintan hitam, protein tinggi, serat multifiber, omega 4, rendah lemak dan nutrisinya lengkap dengan kalori yang tetap terkontrol, selain itu dilengkapi kromium, biotin, dan tinggi serat pangan larut," tuturnya.
Terpisah, Founder Komunitas Sobat Diabet, dr Rudy Kurniawan, MARS, menegaskan dalam mencapai keberhasilan remisi diabetes diprediksi dari faktor usia, aktivitas fisik, merubah pola makan dan lainnya.
“Asupan serat bisa menurunkan lonjakan gula darah, sementara bahan alami seperti jintan hitam terbukti menurunkan gula darah puasa, serta asupan protein perlu dicukupi untuk menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama," katanya.
Selain itu, pejuang remisi diabetes, Lilla Syifa memberitahu tantangan terberatnya godaan ngemil dan lapar di siang hari, khususnya makanan manis. Namun menurutnya kunci itu semua terletak apa yang dikonsumsi pagi hari.
"Jika kita memulai hari dengan sarapan bernutrisi tepat dan gula darah terkontrol, biasanya lebih mudah menahan godaan sepanjang hari. Badan tidak mudah lemas atau craving makanan manis," ucapnya.
BERITA TERPOPULER
























