Monday, October 12, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Kulit Lansia Sering Kering dan Gatal? Kenali 5 Penyebab dan Risikonya

Mistar.idSenin, 12 Oktober 2026 pukul 15.39 WIB
kulit_lansia_sering_kering_dan_gatal_kenali_5_penyebab_dan_risikonya

Ilustrasi kulit lansia gatal (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Kulit kering dan gatal menjadi keluhan yang kerap dialami orang lanjut usia (lansia). Kondisi yang dikenal sebagai xerosis ini terjadi ketika kulit kehilangan kelembapan, sedangkan rasa gatal atau pruritus dapat memicu keinginan untuk terus menggaruk.

Meski kerap dianggap masalah ringan, kulit kering yang tidak ditangani dapat mengganggu tidur, mengurangi kenyamanan beraktivitas, hingga menimbulkan luka akibat garukan. Pada kondisi tertentu, luka tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi.

Mengutip informasi kesehatan dari Halodoc dan American Academy of Dermatology Association (AAD), terdapat sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kulit lansia menjadi kering dan gatal.

5 Penyebab Kulit Lansia Kering dan Gatal

1. Produksi minyak alami kulit menurun

Seiring bertambahnya usia, produksi sebum atau minyak alami kulit cenderung berkurang. Akibatnya, kulit lebih mudah kehilangan kelembapan dan menjadi rentan terhadap iritasi.

2. Kadar air kulit berkurang

Penuaan dapat memengaruhi kemampuan kulit mempertahankan air serta fungsi lapisan pelindungnya. Kondisi ini membuat kulit lebih mudah terasa kasar, bersisik, pecah-pecah, dan gatal.

3. Paparan lingkungan

Sinar matahari berlebihan, udara dingin, kelembapan rendah, serta penggunaan pendingin ruangan dalam waktu lama dapat memperburuk kulit kering. Paparan sabun atau produk pembersih yang terlalu keras juga dapat menghilangkan minyak alami kulit.

4. Asupan nutrisi tidak seimbang

Pola makan yang kurang beragam dapat memengaruhi kesehatan kulit. Tubuh membutuhkan protein, vitamin, lemak esensial, dan berbagai zat gizi untuk menjaga fungsi kulit.

Namun, kulit kering tidak selalu menandakan kekurangan vitamin tertentu. Suplemen sebaiknya digunakan berdasarkan kebutuhan dan saran tenaga kesehatan, bukan semata-mata untuk mengatasi gatal.

5. Penyakit tertentu dan efek obat

Kulit kering dan gatal juga dapat berkaitan dengan kondisi medis, seperti diabetes, gangguan tiroid, penyakit ginjal kronis, atau penyakit kulit tertentu.

Selain itu, beberapa obat dapat memicu atau memperburuk rasa gatal. Jika keluhan muncul setelah penggunaan obat baru, lansia sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tanpa menghentikan obat secara mandiri.

Risiko Kulit Kering dan Gatal pada Lansia

Kulit kering yang tidak ditangani dapat menimbulkan beberapa masalah berikut.

  1. Iritasi dan infeksi kulit. Garukan berulang dapat merusak lapisan pelindung kulit, menimbulkan luka, dan membuka jalan bagi masuknya kuman.
  2. Gangguan tidur. Rasa gatal yang memburuk pada malam hari dapat membuat lansia sulit tidur, mudah lelah, dan mengalami penurunan kualitas hidup.
  3. Fungsi perlindungan kulit melemah. Kulit yang kehilangan kelembapan lebih rentan terhadap zat iritan dan peradangan.
  4. Risiko luka meningkat. Kulit lansia cenderung lebih tipis dan rapuh sehingga lebih mudah lecet atau robek akibat gesekan ringan.

Cara Membantu Menjaga Kelembapan Kulit Lansia

Untuk mengurangi keluhan, lansia dapat menggunakan pelembap tanpa pewangi secara rutin, terutama setelah mandi. Mandi dengan air suam-suam kuku, menghindari sabun keras, serta menjaga kelembapan ruangan juga dapat membantu.

Asupan cairan dan makanan bergizi seimbang perlu dijaga sesuai kondisi kesehatan masing-masing. Hindari menggaruk kulit secara berlebihan karena dapat memperparah iritasi.

Jika rasa gatal berlangsung lama, mengganggu tidur, menyebar, atau disertai luka, kemerahan berat, maupun tanda infeksi, segera konsultasikan kepada dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah keluhan hanya disebabkan kulit kering atau berkaitan dengan penyakit lain.

Dengan perawatan yang tepat dan penanganan penyebabnya, kelembapan kulit dapat lebih terjaga sehingga lansia bisa beraktivitas dengan lebih nyaman.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN