Friday, June 5, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Kenali Tanda Fungsi Ginjal Mulai Menurun Sejak Dini

Mistar.idJumat, 9 Januari 2026 06.30
journalist-avatar-top
kenali_tanda_fungsi_ginjal_mulai_menurun_sejak_dini

Ilustrasi. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Penurunan fungsi ginjal kerap terjadi secara perlahan dan tanpa disadari. Pada tahap awal, gangguan ginjal sering tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Padahal, mengenali tandanya sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Ginjal memiliki peran vital dalam tubuh, mulai dari menyaring limbah dan racun dalam darah, menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit, hingga membantu mengontrol tekanan darah. Namun, faktor usia, penyakit tertentu, dan pola hidup tidak sehat dapat membuat kinerja ginjal menurun.

Kementerian Kesehatan menyebut penyakit ginjal kronik termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi akibat penyakit tidak menular di Indonesia. Karena itu, masyarakat perlu memahami gejala awal gangguan ginjal agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Berikut beberapa ciri umum fungsi ginjal yang mulai menurun, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber kesehatan:

1. Perubahan Pola Buang Air Kecil

Gangguan ginjal sering ditandai dengan perubahan frekuensi buang air kecil, seperti lebih sering di malam hari atau justru jarang. Urin juga bisa berubah warna menjadi lebih gelap, berbusa, atau bercampur darah.

2. Pembengkakan di Kaki dan Wajah

Ginjal yang tidak berfungsi optimal sulit membuang cairan berlebih. Akibatnya, cairan menumpuk dan menyebabkan bengkak di kaki, pergelangan kaki, tangan, atau wajah.

3. Mudah Lelah dan Lemas

Penurunan fungsi ginjal dapat memicu anemia karena produksi hormon pembentuk sel darah merah berkurang. Kondisi ini membuat tubuh cepat lelah meski tidak beraktivitas berat.

4. Mual dan Nafsu Makan Menurun

Penumpukan sisa metabolisme dalam darah dapat memicu mual, muntah, serta hilangnya nafsu makan. Jika berlangsung lama, berat badan bisa turun drastis.

5. Gangguan Tidur

Kadar racun yang meningkat dalam tubuh bisa mengganggu kualitas tidur. Penderita kerap mengalami sulit tidur atau terbangun di malam hari.

6. Kulit Kering dan Terasa Gatal

Ketidakseimbangan mineral akibat gangguan ginjal dapat membuat kulit menjadi kering, kasar, dan gatal tanpa sebab yang jelas.

7. Bau Mulut dan Rasa Logam

Ginjal yang tidak mampu menyaring urea dengan baik dapat menyebabkan bau mulut tidak sedap serta muncul rasa pahit atau logam di mulut.

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal antara lain:

- Tekanan darah tinggi

- Diabetes

- Riwayat penyakit ginjal dalam keluarga

- Konsumsi obat tertentu dalam jangka panjang

- Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol

- Kurang minum air dan jarang berolahraga

- Cara Mencegah dan Menjaga Kesehatan Ginjal

- Menjaga fungsi ginjal dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti:

- Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang

- Mengurangi garam dan gula berlebihan

- Minum air putih yang cukup

- Berhenti merokok dan membatasi alkohol

- Rutin berolahraga

- Pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk tes urin dan fungsi ginjal, sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko.

Jika gangguan ginjal sudah terjadi, penanganan akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Pada tahap awal, perubahan gaya hidup dan pengendalian penyakit penyerta dapat memperlambat kerusakan. Sementara pada kondisi berat, pasien mungkin memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

Menjaga ginjal tetap sehat adalah langkah penting untuk kualitas hidup jangka panjang. Semakin dini gangguan dikenali, semakin besar peluang mencegah komplikasi serius.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN