Monday, July 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Kemenkes Anjurkan Vaksin Campak, Begini Respons Tenaga Medis dan Kesehatan

Mistar.idSelasa, 14 April 2026 pukul 09.46 WIB
kemenkes_anjurkan_vaksin_campak_begini_respons_tenaga_medis_dan_kesehatan

Sejumlah tenaga medis dan kesehatan RSUP H Adam Malik bersiap-siap melakukan vaksin campak. (foto: Berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/1837/2026, tentang pemberian imunisasi Campak Rubela (MR) untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bekerja di Rumah Sakit (RS) Kemenkes, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta Dokter Umum/Dokter Gigi di wahana Internsip.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan, dr Muhammad Harbi Praditya, M.Ked (Paru) menyambut baik pencanangan vaksinasi campak untuk tenaga medis dan kesehatan.

"Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan sangat cepat gerakannya terhadap keluhan dan ada indikasi naiknya angka kejadian campak di wilayah Indonesia," ujarnya kepada Mistar, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, pemberian vaksin campak ini bukan hanya berdasarkan kejadian dua dokter internship, yang wafat beberapa waktu lalu dan salah satunya terpapar penyakit campak.

Harbi mengatakan kedua dokter itu hanya satu-satu imbas kecil akibat wabah (campak) yang sedang melanda Indonesia. Jadi sangat benar dan setuju untuk menjalankan vaksin tersebut.

"Tentunya anjuran (vaksin) dari Kementerian Kesehatan yang paham tentang kesehatan, serta bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat se-Indonesia dan memang diawali dari tenaga kesehatan terlebih dahulu," tuturnya.

Tenaga kesehatan, dikatakan Asisten Manajer Perencanaan dan Pelaksanaan Pelayanan Medik RSUP H Adam Malik ini, sangat rentan terpapar penyakit virus. Virus daya sebarnya lebih tinggi dibandingkan mikroorganisme seperti bakteri, jamur, atau parasit.

"Jadi saya sangat setuju dan mendukung penuh (vaksin campak tenaga kesehatan), tenaga medis lainnya juga jangan takut, saya sudah selesai melakukan vaksin di RSUP H Adam Malik dan merasakan disuntik ya biasa sakit," katanya.

Ia mengaku bahwa, saat kecil telah melakukan vaksin campak sebanyak satu kali, sehingga dirinya melanjutkan vaksin kedua. Dirinya juga mengimbau kalau memang belum pernah divaksin, sebaiknya segera divaksin.

Terpisah, Kepala Ruangan RA 3 Interna Wanita RSUP H Adam Malik, Johanna Tarigan, 55 tahun turut mengucapkan rasa syukur kepada Kemenkes karena bergerak cepat untuk memberikan vaksin kepada tenaga medis.

"Saya senang dapat vaksin, semua karyawan di RSUP H Adam Malik juga divaksin. Saya juga baru pertama kali divaksin campak, biar kita semua sehat dan terhindar dari penyakit," ucapnya.

Johanna yang sehari-harinya bekerja di ruang penyakit dalam bagian wanita dan sering berinteraksi dengan pasien juga tidak mengetahui apa di dalam tubuh pasien, tapi kalau difasilitasi dengan vaksin, ia dan rekannya akan menjadi kuat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN