BGN Bidik SKM Isi Kekosongan Ahli Gizi, Ini Kata Pengamat Kesehatan

Pengamat Kesehatan Sumut, Destanul Aulia, S.K.M. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Krisis ketersediaan ahli gizi mulai terasa dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk mengisi kekosongan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melirik Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) sebagai penguat tenaga lapangan.
Hal ini dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI yang disampaikan langsung Kepala BGN, Dadan Hindayana beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal tersebut, Pengamat Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Destanul Aulia, S.K.M, mengatakan penempatan SKM bukan semata solusi keterbatasan sumber daya manusia di bidang gizi, tetapi merupakan langkah strategis.
“SKM adalah tenaga kesehatan lapangan yang memang terbiasa bekerja di lingkungan kompleks, mengevaluasi risiko, mengelola program, dan memastikan standar keamanan pangan terpenuhi,” ujarnya kepada Mistar, Jumat (21/11/2025).
Lebih lanjut, Destanul menegaskan tenaga kesehatan masyarakat adalah pilihan yang paling tepat dan paling siap untuk memperkuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain kompetensi yang lengkap, turut ada pendekatan holistik yang dapat memastikan Program MBG tidak hanya terlaksana, tetapi juga aman, efisien, dan berdampak nyata bagi kesehatan generasi bangsa.
“Ini saatnya memberi ruang yang lebih luas bagi lulusan kesehatan masyarakat untuk berkontribusi, karena merekalah yang sejak awal dididik untuk menghadapi persoalan kesehatan di lapangan secara menyeluruh,” ucapnya. (hm25)






















