Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

230 Tenaga Medis dan Kesehatan RSU Haji Medan Terima Vaksin Campak di Hari Pertama

Mistar.idRabu, 3 Juni 2026 pukul 20.15 WIB
230_tenaga_medis_dan_kesehatan_rsu_haji_medan_terima_vaksin_campak_di_hari_pertama_

Dokter IGD RSU Haji Medan, dr Riyanti saat diwawancarai usai menerima vaksin campak (foto: berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, dr Yulinda Elvi Nasutio MKes, melalui Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan, drg Fitrady Ulianda Siregar MKes, menyampaikan capain pelaksanaan vaksinasi campak tenaga medis dan kesehatan pada hari pertama.

"Hari pertama ini ada 230 tenaga medis dan kesehatan yang diberikan vaksin campak, dengan memanfaatkan jumlah vial vaksin sebanyak 23 vial," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Salah satu tenaga medis RSU Haji Medan, dr Riyanti memberitahu jika pelaksanaan vaksin ini karena kasus campak sedang meningkat di Indonesia, terutama di Sumatera Utara.

"Kami dari RSU Haji Medan mengadakan program vaksin untuk tenaga kesehatan, terutama dokter dan perawat. Alhamdulillah saya sudah divaksin dan prosesnya cepat dan juga nyaman dan juga baik-baik saja," ucapnya.

Riyanti mengatakan dengan adanya program vaksin campak dari pemerintah, tentunya sangat bermanfaat untuk semua tenaga medis dan kesehatan khususnya di rumah sakit.

Dokter Jaga IGD RSU Haji Medan itu mengatakan jika dirinya bersama tenaga medis dan kesehatan lainnya adalah garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan kepada pasien.

"Kepada eman-teman tenaga medis dan kesehatan, mari kita melakukan vaksin campak untuk melindungi diri kita, pasien serta orang-orang rentan yang terkena virus di sekitar kita," tuturnya.

RSU Haji Medan dijadwalkan memberikan vaksin campak tenaga medis dan kesehatan selama empat hari, terhitung sejak, Rabu (3/6/2026) sampai Sabtu (6/6/2026).

RSU Haji Medan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) nomor 100.3.4/001/UPTDK RSU. HAJI/V/2026 tentang, pemberian imunisasi campak rubela (MR) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN