Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Ribuan Warga Malaysia Rela Antre 2 Kilometer untuk Melamar Kerja

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 15.17
journalist-avatar-top
ribuan_warga_malaysia_rela_antre_2_kilometer_untuk_melamar_kerja_

Antrean pelamar kerja sepanjang 2 km di Melaka, Malaysia. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Kuala Lumpur, MISTAR.ID

Antrean pencari kerja sepanjang sekitar 2 kilometer terjadi di Melaka, Malaysia, saat lebih dari seribu orang memadati sesi rekrutmen terbuka yang digelar perusahaan semikonduktor asal Jerman, Infineon Technologies AG.

Para pelamar bahkan mulai berdatangan sejak pukul 05.00 pagi demi mengikuti wawancara yang berlangsung di Hotel Holiday Inn, Melaka, pada 14 Juni lalu. Perusahaan tersebut membuka sekitar 500 lowongan untuk posisi operator produksi dan teknisi dengan gaji awal mencapai RM3.500 atau sekitar Rp15,2 juta per bulan.

Dilaporkan The Straits Times, Kamis (18/6/2026), foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan barisan pelamar yang mengular dari area hotel hingga ke jalan raya utama. Meski jumlah peserta membludak, antrean tetap berlangsung tertib.

Menurut laporan Sin Chew Daily, pihak perusahaan kemudian membagikan kode QR sekitar pukul 10.00 pagi agar para pelamar dapat mengunggah resume secara daring. Mereka juga diminta pulang dan menunggu informasi lanjutan terkait proses seleksi.

Namun, sebagian besar pelamar memilih bertahan di lokasi meski harus menghadapi cuaca panas dan lembab.

Fenomena tersebut menarik perhatian Ketua Menteri Melaka, Ab Rauf Yusoh, serta Wali Kota Melaka, Shadan Othman. Keduanya turun langsung membagikan makanan dan minuman kepada warga yang masih mengantre.

Shadan mengaku telah berkomunikasi dengan manajemen Infineon guna memperoleh penjelasan terkait membludaknya peserta. Ia juga meminta perusahaan memastikan keamanan dan kenyamanan para pencari kerja selama proses rekrutmen berlangsung.

Sementara itu, anggota Dewan Eksekutif Melaka, Ngwe Hee Sem, menegaskan panjangnya antrean bukan mencerminkan tingginya angka pengangguran di wilayah tersebut. Menurutnya, tingkat pengangguran Melaka saat ini hanya sekitar 2 persen, termasuk yang terendah di Malaysia.

Ia menilai tingginya minat masyarakat lebih dipicu oleh daya tarik gaji dan peluang karier yang ditawarkan perusahaan. “Ketika perusahaan menawarkan pekerjaan dengan penghasilan yang kompetitif, tentu banyak pencari kerja yang tertarik untuk melamar,” ujarnya dikutip Harian Metro.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN