Wednesday, July 8, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Qatar Protes ke Iran Atas Serangan Kapal Tankernya di Selat Hormuz

Mistar.idRabu, 8 Juli 2026 pukul 11.53 WIB
qatar_protes_ke_iran_atas_serangan_kapal_tankernya_di_selat_hormuz

Kapal Tanker di Selat Hormuz. (Foto: Isna/Amirhossein Khorgooel via AFP)

news_banner

Doha, MISTAR.ID - Pemerintah Qatar mengirimkan nota protes ke Wakil Duta Besar Iran, Mohsen Mohammad Qanei, pada Selasa (7/7/2026). Nota berisikan keberatan atas serangan terhadap kapal tanker berbendera Qatar di sekitar Selat Hormuz.

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut Direktur Departemen Protokol, Ibrahim bin Yousuf Fakhro, telah menyerahkan nota protes resmi kepada Qanei.

Nota protes tersebut juga mendesak Teheran segera menghentikan segala tindakan yang mengancam keamanan kawasan dan menahan diri agar tidak membahayakan pasokan energi global.

Otoritas Doha juga menegaskan haknya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi kepentingan dan aset nasionalnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, membantah tuduhan Qatar dan memastikan Teheran tetap berkomitmen menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

"Kapal-kapal yang menggunakan rute tanpa koordinasi dengan otoritas Iran, telah mengekspose diri mereka pada risiko dan mengganggu upaya Republik Islam Iran untuk memfasilitasi lalu lintas yang aman di Selat Hormuz," kata Baghaei dalam pernyataannya.

Kapal tanker Al-Rekayyat, yang merupakan kapal tanker gas alam cair (LNG) yang dimiliki dan dikelola oleh Nakilat atau Perusahaan Transportasi Gas Qatar, dilaporkan merupakan salah satu dari dua kapal komersial yang dihantam rudal di dekat Selat Hormuz pada Senin (6/7/2026) malam.

Serangan tersebut dilaporkan memicu kerusakan parah, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Laporan media terkemuka Amerika Serikat (AS), Wall Street Journal (WSJ), menyebutkan bahwa kapal itu dihantam serangan pada sisi lambung kiri, tepat di atas ruang mesin.

"Kebakaran di ruang mesin dan penuh asap. Tidak dapat menilai kerusakan lebih lanjut. Seluruh awak kapal selamat dan berkumpul di sisi lambung kanan," demikian laporan WSJ.

Laporan WSJ menyebut kapal itu diserang saat berada di ujung Selat Hormuz, di perairan Teluk Oman.

Dalam siarannya, lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, yang mengutip sumber-sumber anonim, mengklaim bahwa kapal tanker Qatar itu menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan berulang kali dari pasukan Iran, saat melintasi Selat Hormuz dengan didukung Angkatan Laut AS.

Imbas dari serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz tersebut, AS melancarkan serangan terhadap sedikitnya 80 target terkait Iran sebagai pembalasan. (Cnn Indonesia)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN