Saturday, April 5, 2025
home_banner_first
INTERNATIONAL

Polisi San Francisco Tembak Mati Pengemudi Mobil yang Menabrak Konsulat China

journalist-avatar-top
Selasa, 10 Oktober 2023 13.57
polisi_san_francisco_tembak_mati_pengemudi_mobil_yang_menabrak_konsulat_china

polisi san francisco tembak mati pengemudi mobil yang menabrak konsulat china

news_banner

San Francisco, MISTAR.ID

Polisi menembak mati seorang pengemudi kendaraan yang melintasi Konsulat China di San Francisco dan masuk ke lobi kantor visa gedung tersebut, Senin (10/10/23).

Belum diketahui pasti kronologi, maupun identitas pengemudi serta pemicu kecelakaan itu. Tidak ada yang disebutkan terluka dalam insiden ini.

“Saya tidak tahu berapa banyak orang yang berada di dalam kantor visa pada saat tabrakan,” kata juru bicara Kepolisian San Francisco, Sersan Kathryn Winters, kepada wartawan dalam konferensi pers beberapa jam kemudian.

Baca Juga: Thailand Upayakan Pembebasan Warganya yang Disandera Hamas

“Ketika petugas tiba di lokasi, mereka menemukan kendaraan dalam posisi berhenti di lobi Konsulat China. Petugas masuk, menghubungi tersangka dan terjadi penembakan yang melibatkan petugas,” kata Winters, seperti dilansir Reuters.

“Tersangka kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit. Ini adalah penyelidikan terbuka dan aktif,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, pihak Kepolisian San Francisco masih melakukan penyelidikan bersama penyidik dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, pos diplomatik China di San Francisco mengatakan, “Seseorang tak dikenal mengemudikan kendaraan dengan kencang ke arah ruang dokumen konsulat, membahayakan keamanan staf dan orang-orang di tempat kejadian dan menyebabkan kerusakan pada fasilitas dan properti.”

Konsulat China kemudian mengutuk keras serangan kekerasan tersebut dan mereka mempertahankan hak dalam mempertanggungjawabkan insiden ini.

Baca Juga: Mayoritas Maskapai Internasional Tunda dan Batalkan Penerbangan ke Israel

Pihak konsulat, dalam pernyataan yang dirilis di akun WeChat, juga mengatakan bahwa mereka akan menutup sementara balai sertifikat konsuler mulai 10 Oktober hingga pemberitahuan selanjutnya.

Salah satu stasiun televisi afiliasi ABC di San Francisco melaporkan bahwa kru berita mereka melihat seorang pria yang ditutupi darah digotong dari lokasi menggunakan tandu dan kemudian dilarikan dengan ambulans. (Mtr/hm22)

REPORTER: