Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

OpenAI Buka Lowongan Gaji Rp8,8 Miliar, Hadapi Risiko AI Ekstrem

Mistar.idSelasa, 30 Desember 2025 pukul 17.01 WIB
openai_buka_lowongan_gaji_rp88_miliar_hadapi_risiko_ai_ekstrem

Kepala Eksekutif OpenAI, Sam Altman. (foto:bloomberg/mistar)

news_banner

California, MISTAR.ID

Pembuat ChatGPT mengiklankan lowongan pekerjaan dengan gaji hingga US$555.000 per tahun atau setara sekitar Rp8,8 miliar.

Seperti dilansir Selasa (30/12/2025), lowongan tersebut memiliki deskripsi pekerjaan yang dinilai menantang dan menegangkan, bahkan disebut dapat membuat Superman menarik napas dalam-dalam.

Dalam posisi yang nyaris mustahil tersebut, jabatan Head of Readiness atau kepala kesiapan di OpenAI akan bertanggung jawab langsung melindungi organisasi dan masyarakat dari risiko kecerdasan buatan (AI) yang semakin kuat. Risiko itu mencakup dampak terhadap kesehatan mental manusia, keamanan siber, hingga potensi penyalahgunaan senjata biologis.

Tantangan lain yang dihadapi kandidat terpilih adalah kekhawatiran bahwa AI suatu saat dapat mulai melatih dirinya sendiri, di tengah peringatan sejumlah pakar bahwa teknologi ini berpotensi “berbalik melawan manusia”.

“Ini akan menjadi pekerjaan yang menegangkan, dan Anda akan langsung terjun ke dalam situasi yang sulit,” kata Kepala Eksekutif OpenAI, Sam Altman, saat meluncurkan pencarian untuk mengisi “peran penting” tersebut demi “membantu dunia”.

Kandidat yang berhasil akan bertugas mengevaluasi serta mengurangi ancaman yang muncul, sekaligus melacak dan mempersiapkan kemampuan AI terdepan yang berpotensi menciptakan risiko baru dari bahaya yang parah. Sejumlah eksekutif sebelumnya di posisi serupa dilaporkan hanya bertahan dalam waktu singkat.

Pembukaan lowongan ini muncul di tengah derasnya peringatan dari dalam industri AI mengenai bahaya teknologi yang kian canggih. Kepala Eksekutif Microsoft AI, Mustafa Suleyman, mengatakan kepada program Today di BBC Radio 4, “Sejujurnya, saya pikir jika Anda tidak sedikit takut saat ini, maka Anda tidak memperhatikan.”

Pendiri Google DeepMind sekaligus peraih Hadiah Nobel, Demis Hassabis, bulan ini juga memperingatkan risiko AI yang dapat “keluar jalur dengan cara yang membahayakan umat manusia”.

Di tengah minimnya regulasi nasional maupun internasional bahkan di bawah pemerintahan Donald Trump industri AI sebagian besar mengatur dirinya sendiri. Ilmuwan komputer Yoshua Bengio, yang dikenal sebagai salah satu “bapak pendiri AI”, menyebut, “Sebuah sandwich memiliki lebih banyak regulasi daripada AI.”

Melalui platform X, Altman menyatakan bahwa OpenAI memiliki fondasi kuat dalam mengukur kemampuan AI, tetapi dunia kini membutuhkan pemahaman dan pengukuran yang lebih bernuansa tentang bagaimana kemampuan tersebut dapat disalahgunakan serta bagaimana membatasi dampaknya tanpa menghilangkan manfaat besar teknologi ini.

Selain gaji besar, posisi tersebut juga menawarkan kepemilikan saham yang tidak ditentukan di OpenAI, perusahaan yang saat ini bernilai sekitar US$500 miliar.

Isu keamanan AI semakin menguat setelah perusahaan pesaing, Anthropic, melaporkan serangan siber pertama yang didukung AI, di mana kecerdasan buatan bertindak hampir sepenuhnya otonom di bawah dugaan pengawasan aktor negara Tiongkok. OpenAI sendiri mengungkapkan bahwa model terbarunya hampir tiga kali lebih baik dalam peretasan dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

Di sisi lain, OpenAI juga menghadapi gugatan hukum terkait dampak ChatGPT terhadap kesehatan mental. Salah satunya datang dari keluarga Adam Raine, remaja 16 tahun asal California yang bunuh diri setelah diduga mendapat dorongan dari ChatGPT. Kasus lain menyebut ChatGPT memicu delusi paranoid seorang pria berusia 56 tahun di Connecticut yang kemudian membunuh ibunya dan mengakhiri hidupnya sendiri.

Juru bicara OpenAI menyatakan pihaknya tengah meninjau berkas perkara tersebut dan menyebut kasus itu “sangat memilukan”. OpenAI juga mengaku meningkatkan pelatihan ChatGPT untuk mengenali tanda-tanda tekanan mental, meredakan percakapan berisiko, serta mengarahkan pengguna ke dukungan dunia nyata. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN