10.6 C
New York
Wednesday, April 17, 2024

Kotak Hitam Kapal Tabrak Jembatan di Baltimore Ditemukan, 2 Pekerja Berhasil Diselamatkan

Baltimore, MISTAR.ID

Penyelidik Keselamatan Transportasi Federal Amerika Serikat berhasil mengambil kotak hitam dari kapal kargo yang menabrak jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Rabu (27/3/24).

Saat ini, tim penyelamat masih mencari enam pekerja konstruksi yang hilang saat jembatan tersebut runtuh.

Tim jalan raya juga menyelidiki reruntuhan untuk mengetahui bagaimana dan mengapa kapal kargo Dali menabrak tiang dari jembatan sepanjang 2,6 km itu di kegelapan subuh, Selasa (26/3/24) kemarin.

Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board-NTSB), Jennifer Homendy mengatakan, penyelidik berhasil mengambil perekam data setelah naik ke kapal pada Selasa malam (Rabu pagi WIB).

Baca juga: 6 Orang Masih Hilang Pasca Jembatan di Baltimore Ambruk

Mereka akan mewawancarai awak kapal dan orang-orang selamat lainnya. ‘

Bencana ini memaksa penutupan Pelabuhan Baltimore –salah satu yang tersibuk di Pesisir Timur AS– untuk waktu yang belum ditentukan, serta menciptakan kemacetan lalu lintas bagi Baltimore dan wilayah sekitarnya.

Tim penyelamat juga telah berhasil mengangkat dua pekerja konstruksi dari air dalam kondisi hidup pada Selasa kemarin. Salah satunya terpaksan dirawat di rumah sakit.

Enam lainnya diduga telah tewas termasuk imigran dari Meksiko, Guatemala, dan El Salvador.

Otoritas setempat mengatakan, delapan orang itu merupakan bagian dari kru yang sedang bekerja memperbaiki lubang di permukaan jalan ketika kapal kontainer berbendera Singapura, Dali, dengan tujuan Sri Lanka, menabrak tiang penyangga jembatan.

Bagian jembatan berbentuk kereta hampir seketika runtuh ke dalam air, membuat sejumlah kendaraan dan pekerja terjun bebas ke dalam sungai.

Penjaga Pantai AS mengatakan, mereka mencari jenazah selama 18 jam setelah para korban terlempar dari jembatan ke dalam air yang dingin, berkedalaman 50 kaki di muara Sungai Patapsco.

“Mereka berada di sana dalam kegelapan di mana mereka benar-benar hanya bisa melihat sekitar satu kaki di depan mereka, mereka mencoba menavigasi logam yang hancur,” ” kata Gubernur Maryland, Wes Moore, di lokasi kejadian.

Saat konferensi pers, Selasa (26/3/24) Moore mengatakan, jembatan itu sudah sesuai dengan kode tanpa masalah struktural.

Kapal sepanjang 289 meter itu melaporkan kehilangan daya dorong beberapa saat sebelum terjadi tabrakan dan sempat menjatuhkan jangkar untuk menurunkan kecepatan, sekaligus memberi waktu kepada otoritas transportasi untuk menghentikan lalu lintas di jembatan sebelum kecelakaan terjadi.

Baca juga: Jembatan di Baltimore Runtuh Ditabrak Kapal Kontainer, Selusin Mobil Tercebur ke Sungai

Langkah tersebut berhasil mencegah jumlah korban lebih tinggi.

Belum diketahui, apakah para pekerja tersebut mendapat peringatan sebelum terjadi tabrakan.

Homendy dari NTSB mengatakan, data dari kapal akan menjadi petunjuk bagi penyelidik bagaimana kronologi kejadian kejadian tersebut.

Proses tersebut akan melibatkan pengambilan foto kapal dan jembatan, mendapatkan catatan elektronik, dan juga mewawancarai petugas pertama.

Badan tersebut juga akan memeriksa apakah bahan bakar terkontaminasi berperan dalam kehilangan daya kapal. (Mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles