Friday, October 23, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

150.000 Pendukung Gerakan Mahasiswa Padati Beograd, Tantang Dominasi Vucic

Mistar.idJumat, 23 Oktober 2026 pukul 20.23 WIB
150000_pendukung_gerakan_mahasiswa_padati_beograd_tantang_dominasi_vucic

Pendukung gerakan mahasiswa memadati Slavia Square, Beograd. (foto: Armin Durgut/AP)

Beograd, MISTAR.ID - Sekitar 150.000 pendukung gerakan mahasiswa Serbia memadati pusat Kota Beograd dalam kampanye besar menjelang pemilihan parlemen pada Minggu (25/10/2026). Aksi tersebut menjadi tantangan serius bagi partai berkuasa yang telah mendominasi politik Serbia selama lebih dari 14 tahun.

Dilansir The Guardian, Jumat (23/10/2026) melaporkan, demonstrasi pada Kamis itu digelar oleh Student List, gerakan politik yang didukung mahasiswa dan berambisi mengakhiri kekuasaan Partai Progresif Serbia (SNS) yang dipimpin Aleksandar Vucic.

Para demonstran membawa bendera bertuliskan “Students are winning” atau “Mahasiswa sedang menang”, sembari meneriakkan tuntutan perubahan. Menurut perkiraan kelompok pemantau independen Archive of Public Gatherings yang dikutip The Guardian, sekitar 150.000 orang menghadiri aksi tersebut.

Gerakan mahasiswa ini berkembang setelah tragedi runtuhnya kanopi di stasiun kereta api Novi Sad pada 2024 yang menewaskan 16 orang. Insiden itu memicu kemarahan publik dan tuntutan penyelidikan transparan terkait dugaan korupsi dalam proyek infrastruktur.

Aksi protes yang awalnya menuntut pertanggungjawaban atas tragedi tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan antikorupsi dan desakan agar pemilihan umum dipercepat.

Student List mengusung agenda pemberantasan korupsi, penegakan hukum, dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Gerakan ini mengajukan 250 kandidat untuk memperebutkan seluruh kursi di parlemen Serbia.

Sementara itu, Vucic menuduh gerakan mahasiswa sebagai bagian dari upaya yang didukung pihak asing untuk menggulingkan pemerintahan. Ia juga menyerukan para pendukungnya untuk memenangkan pemilihan secara tegas.

Pemungutan suara mendatang dipandang sebagai ujian penting bagi dominasi politik Vučić, yang partainya berkuasa sejak 2012. Namun, hasil pemilu masih sulit diprediksi karena jajak pendapat menunjukkan perkiraan yang beragam. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN