Sunday, October 25, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

WNI Terluka Akibat Topan Champi yang Melanda Taiwan

Mistar.idJumat, 23 Oktober 2026 pukul 23.30 WIB
_wni_terluka_akibat_topan_champi_yang_melanda_taiwan

Topan Champi yang melanda Taiwan. (Foto: Istimewa)

Taiwan, MISTAR.ID - Dua warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka ringan akibat Topan Champi yang melanda Taiwan pada Jumat (23/10/2026). Keduanya terluka setelah sepeda dan sepeda motor yang mereka gunakan terhempas angin kencang.

Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah, mengatakan kedua WNI tersebut telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat.

“Keduanya telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat,” kata Heni melalui pesan singkat pada Jumat.

Berdasarkan laporan resmi otoritas setempat, topan tersebut menyebabkan satu warga Taiwan meninggal dunia dann 163 orang mengalami luka-luka. Korban luka terdiri atas 154 warga Taiwan, lima warga Vietnam, dua warga Malaysia, dan dua WNI.

Kemlu RI melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban untuk menyampaikan perkembangan kondisi kedua WNI tersebut.

Pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi di Taiwan setelah Topan Champi dilaporkan memasuki daratan pada 23 Oktober 2026 pukul 04.00 waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari Central Emergency Operation Center (CEOC) dan Central Weather Administration (CWA), topan tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan baliho dan jalan. Penanganan dampak bencana dilakukan secara bertahap oleh otoritas setempat.

Selain menimbulkan kerusakan, Topan Champi menyebabkan pembatalan 262 penerbangan domestik dan 717 penerbangan internasional pada 23 Oktober 2026.

Sejumlah layanan transportasi lain, seperti kapal feri, kereta api, dan MRT, juga mengalami pembatalan, penyesuaian rute, hingga penghentian operasional sementara.

Otoritas setempat turut melaporkan sebanyak 18.709 kapal penangkap ikan yang sebelumnya berlayar telah kembali ke pelabuhan. Seluruh kru kapal asing juga diperintahkan turun ke darat.

Menanggapi kondisi tersebut, KDEI Taipei mengimbau seluruh WNI di Taiwan agar tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat, serta menghindari bepergian kecuali untuk keperluan mendesak. (hm25/



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN