Monday, October 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Viral Bobol Apotek di Medan Selayang, Pelaku Ditangkap Saat Kerja Proyek Pengaspalan

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 11.37 WIB
viral_bobol_apotek_di_medan_selayang_pelaku_ditangkap_saat_kerja_proyek_pengaspalan_

Pelaku Fendi PK saat diamankan petugas di tempat kerjanya. (Foto: Dok. Polsek Sunggal/Mistar)

Medan, MISTAR.ID (19/10/2026) — Aksi pembobolan di salah satu apotek di Jalan Bunga Wijaya Kesuma, Medan Selayang, viral di media sosial. Tiga orang pria terlihat menjalankan aksinya dengan menggunakan becak motor (betor).

Aksi pencurian itu diketahui oleh salah seorang karyawan apotek, Kamis (1/10/2026) pagi. Saat hendak membuka apotek, ia mendapati pintu samping toko telah terbuka.

Saat diperiksa lebih jauh, bagian pintu belakang juga telah terbuka. Sementara di lantai dua, tiga kamar terlihat berantakan. Sejumlah barang berharga seperti PS5, televisi, kamera DSLR, dan CPU telah raib.

Setelah melihat rekaman CCTV, pihak apotek melalui Ridho Perdana Pane membuat laporan ke Polsek Sunggal dengan nomor LP/B/1498/X/SPKT/Polsek Sunggal.

Kapolsek Sunggal, AKP M. Ainul Yaqin, mengatakan satu dari tiga pelaku berhasil ditangkap. Berdasarkan rekaman CCTV dan penyelidikan, Zulham Efendi alias Fendi PK teridentifikasi sebagai salah satu pelaku. Pria berusia 32 tahun itu ditangkap di Jalan Bunga Cempaka, Medan Selayang, Kamis (15/10/2026) dini hari.

"Dari tangan pelaku kita amankan uang Rp20 ribu sisa hasil penjualan barang milik korban," tuturnya.

Saat hendak diamankan, petugas sempat terkecoh. Pasalnya, Fendi yang saat itu bekerja di proyek pengaspalan jalan menggunakan topi. Mengetahui kedatangan petugas, pria itu menunduk menghindari tatapan petugas.

"Jadi kita sempat terkecoh dan bertanya-tanya sama rekannya saat bekerja. Namun, berkat kejelian anggota di lapangan, pelaku terlihat dan diinterogasi. Di situ pelaku langsung mengakui perbuatannya," ungkapnya.

Dari hasil interogasi, Fendi mengaku menjalankan aksinya bersama dua rekannya, U dan B. Dari hasil penjualan barang curian, ia mendapat Rp600 ribu.

"Uangnya digunakan untuk membeli narkoba. Saat ini kita masih memburu dua rekannya dan penadah," ujarnya.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN