Thursday, October 22, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Tiga Hari Tak Bisa Dihubungi, Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Tanjung Morawa

Mistar.idKamis, 22 Oktober 2026 pukul 11.10 WIB
tiga_hari_tak_bisa_dihubungi_lansia_ditemukan_meninggal_di_rumahnya_di_tanjung_morawa

Kerumunan warga di depan rumah korban. (foto:dokumen warga/mistar)

Deli Serdang, MISTAR.ID (22/10/2026) – Salah seorang penghuni Kompleks Perumahan Anora Residence Blok A5, Jalan Limau Mungkur, Dusun VII, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (21/10/2026) malam.

Korban merupakan seorang lansia bernama Rengsi Boru Sianturi (74). Ia tinggal sendirian di rumahnya dan diduga meninggal dunia karena sakit.

Menurut Kepala Dusun VII Desa Bangun Rejo, Sudarno, saat ditemukan, korban berada di atas tempat tidur di kamarnya.

“Diduga meninggal karena sakit,” ujar Sudarno, Kamis (22/10/2026).

Informasi yang diperoleh menyebutkan, penemuan jasad korban berawal ketika Julita Br. Siburian, anak korban, meminta bantuan kepada Yosepin Br. Siburian melalui telepon seluler untuk melihat kondisi orang tuanya karena sudah tiga hari telepon seluler korban tidak dapat dihubungi.

Sekitar pukul 20.23 WIB, Julita meminta Chrisman Sitompul untuk pergi mengecek ke lokasi. Setibanya di lokasi, Chrisman Sitompul menanyakan kepada warga sekitar keberadaan Ketua RT 01 Dusun VII, Kemiadi, agar bersama-sama mengecek kondisi korban.

Selanjutnya, Ketua RT 01 Dusun VII, Kemiadi, dan Kepala Dusun VII, Sudarno, tiba di lokasi. Chrisman Sitompul kemudian mengecek kondisi rumah melalui jendela depan. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam posisi berbaring di atas kasur dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Korban diketahui telah meninggal dunia. Selanjutnya, kepala dusun menghubungi Polsek Tanjung Morawa terkait kejadian tersebut.

Kapolsek Tanjung Morawa jajaran Polresta Deli Serdang, AKP Jonni H. Damanik, turun ke lokasi bersama anggotanya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.

“Korban sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban,” jelas Kapolsek saat dikonfirmasi. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN