Thursday, October 22, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Viral Dua Perempuan Bergelut di Kamar Kos Medan, Polisi Periksa Pelapor dan Saksi

Mistar.idKamis, 22 Oktober 2026 pukul 12.16 WIB
viral_dua_perempuan_bergelut_di_kamar_kos_medan_polisi_periksa_pelapor_dan_saksi_

Pelaku dan korban saat bergelut di kamar kos korban. (Foto: Medsos/Mistar)

Medan, MISTAR.ID (22/10/2026) — Aksi penganiayaan seorang perempuan viral di media sosial. Dua perempuan terlihat bergelut di sebuah kamar. Aksi tersebut direkam oleh beberapa perempuan lain yang berada di lokasi hingga videonya beredar.

Dalam video itu, perempuan berkaus putih terlihat menduduki perempuan berkaus hitam. Pukulan demi pukulan mendarat ke wajah perempuan berkaus hitam. Bahkan perempuan berkaus putih juga menginjak-injak tubuh lawannya hingga beberapa orang di lokasi memisahkan.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, pertikaian itu diduga dipicu perselisihan saat siaran langsung di media sosial. Terduga pelaku berinisial AN disebut melontarkan sindiran kepada korban. Perselisihan kemudian berlanjut hingga AN mendatangi kos korban.

"Perselisihan itu kemudian diduga berlanjut hingga beberapa jam setelahnya. Sekitar pukul 03.00 WIB, Almira Nesa bersama sejumlah temannya yang diperkirakan berjumlah 5 orang mendatangi tempat indekos korban. Setibanya di lokasi, Almira Nesa bersama 5 orang lainnya yang satu di antaranya disebut seorang waria, tiga orang dilaporkan naik ke kamar indekos korban yang berada di lantai atas. Sementara dua orang menunggu di bawah," tulis akun @medanheadlines.newss yang dilihat Mistar, Kamis (22/10/2026).

Tak sampai di situ, korban yang tidak terima dengan perlakuan pelaku dikabarkan telah melaporkannya ke Polrestabes Medan.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Pihaknya telah menindaklanjuti laporan itu dengan memanggil pelapor dan saksi-saksi.

"Laporan sudah kami terima. Sudah kami lakukan penyelidikan, pelapor dan saksi-saksi sudah kami periksa, selanjutnya akan kita lakukan tahap penyidikan," ucapnya.(hm02)





BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN