Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Terekam CCTV, Pria Bermasker Curi Tablet di Rumah Makan Medan Barat

Mistar.idRabu, 3 Juni 2026 pukul 10.36 WIB
terekam_cctv_pria_bermasker_curi_tablet_di_rumah_makan_medan_barat

Wiwin Suswanto, 38 tahun, yang menjadi korban pencurian di Kota Medan. (Foto: Adi Syahputra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Aksi pencurian kembali menyasar pelaku usaha kuliner di Kota Medan. Kali ini, sebuah tablet Huawei MatePad 11,5 milik Wiwin Suswanto, 38 tahun, pemilik salah satu rumah makan, raib digondol maling saat rumah makan tersebut belum mulai beroperasi.

Peristiwa itu terjadi di rumah makan yang berada di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Minggu (31/5/2026).

Wiwin mengatakan, saat kejadian dirinya bersama sang istri sedang berada di luar rumah dan dalam perjalanan pulang menuju rumah makan. Sementara itu, seorang karyawan telah lebih dahulu membuka tempat usaha dan melakukan persiapan di bagian belakang.

"Belum jam buka sebenarnya. Kami bukanya jam 11 siang. Saat itu saya dan istri masih di perjalanan pulang. Karyawan sudah duluan buka dan sedang menyiapkan bahan-bahan di belakang," ucap Wiwin, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, kondisi rumah makan yang sedang kosong dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya.

Berdasarkan rekaman CCTV seorang pria masuk ke area rumah makan dan langsung mengambil barang berharga yang berada di lokasi.

"Kalau yang terlihat di CCTV, satu orang yang mengambil. Tapi kemungkinan ada orang lain yang menunggu. Pelakunya memakai masker, jadi wajahnya tidak terlihat jelas," tuturnya.

Wiwin mengaku tidak mengenali pelaku dan belum pernah melihatnya berada di sekitar rumah makan sebelumnya. Akibat kejadian tersebut, tablet Huawei MatePad 11,5 beserta perlengkapan pendukungnya, termasuk keyboard, hilang. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp6 juta.

"Kerugiannya sekitar Rp5 juta sampai Rp6 juta karena ada keyboard-nya juga," rincinya.

Meski begitu, hingga saat ini Wiwin belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Ia berharap pelaku menyadari perbuatannya dan tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

"Harapan saya kepada pelaku, tobatlah. Saya juga sudah ikhlas," ujarnya.

Ditambahkan Wiwin, kejadian ini merupakan kali kedua dirinya kehilangan barang berharga sejak enam bulan membuka usaha rumah makan tersebut.

"Yang pertama sepeda motor PCX. Tapi gagal karena saya pakai kunci cakram. Kalau kunci kontaknya sudah botol waktu itu," ucapnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN