Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Solar Subsidi Habis, Antrean Truk dan Bus Mengular di Pematangsiantar

Mistar.idSenin, 1 Juni 2026 pukul 11.21 WIB
solar_subsidi_habis_antrean_truk_dan_bus_mengular_di_pematangsiantar

Antrean bus dan truk mengular di SPBU Pematangsiantar. (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Puluhan truk dan bus mengantre hingga ratusan meter di Kota Pematangsiantar sejak Senin (1/6/2026) dini hari. Antrean ini terjadi karena stok bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi habis.

Berdasarkan pantauan Mistar, titik kemacetan dan antrean panjang kendaraan terlihat jelas di SPBU Jalan Medan KM 4,5, SPBU Jalan Ahmad Yani, SPBU Jalan Medan KM 1,5 dan SPBU Jalan Melanthon Siregar.

Salah seorang sopir bus antarkota, Bayu, mengaku sudah memarkirkan kendaraannya di area SPBU sejak subuh.

"Kami sudah mengantre sejak subuh. Informasinya siang ini baru ada pasokan solar masuk," ujar Bayu kepada Mistar.

Kondisi yang lebih melelahkan dialami oleh Agung, seorang sopir truk ekspedisi. Ia bahkan sudah memarkirkan truknya sejak Minggu (31/5/2026) malam.

"Saya sudah dari tadi malam di sini. Memang sengaja menunggu karena solar bus saya sudah habis. Mau tidak mau harus sabar sampai pasokan datang," kata Agung.

Antrean yang memanjang hingga ke bahu jalan ini sempat menyita perhatian para pengguna jalan lainnya. Beberapa kendaraan bahkan nekat memblokade sebagian jalur di sekitar SPBU demi memastikan mereka mendapat giliran pertama saat pasokan solar tiba.

Menanggapi masalah ini, seorang petugas SPBU, Andri, menegaskan situasi ini bukan disebabkan karena kelangkaan BBM bersubsidi dari Pertamina, melainkan akibat lonjakan permintaan yang luar biasa tinggi dalam beberapa hari terakhir yang bertepatan dengan momen libur panjang (long weekend).

Ditambah lagi, Pematangsiantar menjadi titik transit utama bagi kendaraan dari luar daerah, sehingga stok solar lebih cepat habis dari biasanya.

"Ini bukan karena solar langka. Stok yang ada habis karena permintaan meningkat selama libur panjang. Banyak bus dari luar kota yang mengisi di sini. Pasokan tetap masuk seperti biasa dan saat ini masih dalam perjalanan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik serta tetap bersabar menunggu distribusi berikutnya," ujar Andri. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN