Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Sepeda Motor Guru Privat Raib saat Ngajar, Aksi Curanmor Terekam CCTV di Medan Timur

Mistar.idSenin, 2 Maret 2026 17.21
journalist-avatar-top
AS
sepeda_motor_guru_privat_raib_saat_ngajar_aksi_curanmor_terekam_cctv_di_medan_timur

Salah seorang pria selaku eksekutor merusak kunci kontak sepeda motor Afni.(foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, satu unit sepeda motor milik seorang guru les privat raib digondol maling saat korban tengah mengajar di dalam rumah warga, di kawasan Jalan Alfalah IV, Kecamatan Medan Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/2/2026) dan rekaman aksinya viral di media sosial. Dalam video itu, terlihat dua orang pria beraksi. Satu bertindak sebagai eksekutor, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor.

Pemilik rumah sekaligus perekam CCTV, Quinn, menyebut sepeda motor jenis matic pelat BK 6430 AMD itu merupakan milik Afni, guru les privat anaknya.

“Kejadiannya semalam, itu sepeda motor guru les anak saya,” ucap Quinn, Senin (2/3/2026).

Saat kejadian, Afni tengah mengajar di ruang depan rumah dalam kondisi pintu terbuka. Tanpa disadari ia dan muridnya, salah satu pria masuk ke area rumah dengan santai setelah memarkirkan sepeda motornya di samping rumah.

Dalam rekaman CCTV terlihat pria tersebut mengenakan celana panjang, jaket, serta helm fullface. Ia sempat mengamati situasi sebelum memindahkan helm Afni dan menggeser sepeda motor keluar dari garasi yang pagarnya dalam keadaan terbuka.

“Itu malingnya kelihatan celingukan, karena anakku sama gurunya memang di rumah depan. Tapi mereka enggak ada yang ngeh,” tuturnya.

Tak butuh waktu lama, pria tersebut berhasil membawa kabur sepeda motor Afni. Sementara rekannya langsung mengikuti dari belakang.

Quinn juga mengaku sebelumnya sempat mencurigai adanya becak kosong yang melintas dua kali di depan rumahnya sebelum kejadian.

“Dari CCTV pertama aku curiga ada becak kosong dua kali lewat, kayaknya si becak ini gambar lokasi. Tapi enggak tau juga,” ujarnya.

Ia menyebut kawasan tempat tinggalnya memang tergolong rawan aksi pencurian. Bahkan, rumahnya disebut sudah empat kali menjadi sasaran percobaan curanmor. “Memang agak rawan di sini,” ucapnya.

Lanjut Quinn, kejadian itu pun telah dilaporkan Afni ke Polsek Medan Timur. Pihak keluarga berharap kepolisian segera mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku yang kian meresahkan warga.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN