Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Razia Kamar Hunian dan Jalani Tes Urine, 500 Napi Lapas Medan Negatif Narkoba

Mistar.idSelasa, 7 April 2026 pukul 19.56 WIB
razia_kamar_hunian_dan_jalani_tes_urine_500_napi_lapas_medan_negatif_narkoba

Petugas Lapas Medan dan tim gabungan saat melakukan razia kamar hunian dan tes urine napi. (foto: Lapas Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta Medan menggelar razia kamar hunian secara gabungan, sekaligus melakukan tes urine terhadap narapidana (napi), Senin (6/4/2026) malam.

Sejumlah pihak terlibat dalam proses razia ini di antaranya Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara (Sumut), TNI–Polri, serta Satops Patnal Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumut.

Kepala Lapas Medan, Fonika Affandi, mengatakan razia dan tes urine ini merupakan bentuk upaya memperkuat pengawasan dan memberantas peredaran narkoba di lingkungan Lapas Medan.

"Kegiatan ini bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, serta langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Medan. Kegiatan ini juga sebagai respons terhadap informasi yang beredar, termasuk di media sosial," ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Fonika menjelaskan razia dilakukan dengan menggeledah 40 kamar hunian napi. Beberapa kamar yang sempat menjadi sorotan dalam pemberitaan di media sosial menjadi fokus utama razia.

"Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan pendekatan humanis, mulai dari penggeledahan badan hingga pemeriksaan detail isi kamar. Proses ini juga disaksikan perwakilan napi sebagai bentuk keterbukaan," ucapnya.

Hasil razia, lanjut Fonika, tidak ditemukan narkotika maupun indikasi peredaran narkoba di dalam Lapas Medan. Selain itu, kata dia, sebanyak 500 napi yang dilakukan tes urine, seluruhnya negatif narkoba.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba serta menjawab berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Razia ini adalah bentuk komitmen kami sekaligus respons cepat terhadap informasi yang muncul. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkoba," tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN