Saturday, October 10, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pesta Minum Tuak Berujung Penembakan di Simalungun

Mistar.idSabtu, 10 Oktober 2026 pukul 11.57 WIB
pesta_minum_tuak_berujung_penembakan_di_simalungun

JA alias Pak Napta ditangkap polisi. (Foto: Dok. Polsek Dolok Panribuan/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Pesta minum tuak berujung penembakan di Dusun Sagala Dolok, Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (3/10/2026).

Akibat penembakan, seorang pria berinisial DRS mengalami luka serius di bagian dada setelah ditembak menggunakan senapan angin oleh tetangganya sendiri, JA alias Pak Napta.

Kanit Reskrim Polsek Dolok Panribuan, Ipda Sugeng Suratman memastikan tersangka telah ditangkap di rumahnya pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Tersangka sempat melarikan diri dan berhasil ditangkap. Tersangka mengakui perbuatannya. Ia menembak korban menggunakan senapan angin,” ucapnya, Minggu (10/10/2026).

Kronologi kejadian, dijelaskan Sugeng, korban dan pelaku berada di lokasi yang sama untuk minum tuak. Tapi, keduanya tidak duduk di satu meja.

Saat DRS bernyanyi bersama teman-temannya, JA merasa tersinggung dengan lirik lagu yang dinyanyikan korban.

Perselisihan mulai terjadi ketika JA kembali dari kamar mandi dan mempertanyakan maksud DRS menyanyikan lagu itu. Keduanya adu mulut hingga terjadi perkelahian.

Saat ingin kembali ke rumah, keduanya masih berkelahi dan dipisahkan teman-teman mereka.

“Tiba di depan rumah JA, DRS tetap mengikuti korban dan membuat keributan dengan menggedor-gedor rumah JA. Karena emosi, JA mengambil senapan angin dan menembak DRS. Peluru mengenai dada korban,” ujarnya.

Setelah menembak korban, JA melarikan diri melalui pintu belakang. Sedangkan DRS dilarikan ke Puskesmas Tiga Runggu, kemudian dirujuk ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar karena mengalami luka serius.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN