11.1 C
New York
Wednesday, February 28, 2024

Perkelahian Maut Dua Bersaudara di Deli Serdang, Abang Tewas Dibunuh Adik Kandung

Deli Serdang, MISTAR.ID

Eben Ezer Tarigan (35) warga Dusun III Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, meregang nyawa di tangan adik kandungnya sendiri. Pria yang bekerja sebagai petani tersebut ditemukan tewas terbunuh di kebun sawit di Dusun III Desa Talapeta, Kamis (5/5/22) sore.

Sementara pelaku yang diduga merupakan adik kandungnya berinisial ST melarikan diri usai kejadian dan kini masih dalam pengejaran petugas.

Jenazah Eben Ezer ditemukan di pinggir jalan kebun karet milik Tenang Sinulingga di Dusun III Sitinggung Desa Talapeta. Saat ditemukan, pada wajah korban terdapat luka bacok, juga luka di kepala belakang, tangan kiri, serta telapak tangan kirinya nyaris putus.

Baca Juga:Gara-gara Kambing, Adik Tikam Abang Hingga Tewas di Karo

Menurut keterangan Wendi Tarigan (27) pedagang sawit yang beralamat di Dusun II Desa Talapeta, Kamis (5/5/22) sekira pukul 14.09 WIB dirinya ke lokasi penemuan korban untuk menimbang sawit milik ST. Sekira pukul 15.30 WIB penimbangan selesai dan lanjut menimbang buah sawit milik Eben Ezer Tarigan.

Di lokasi penimbangan, Wendi melihat kedua abang beradik tersebut berkelahi secara membabi buta. Takut terjadi sesuatu terhadap keduanya, Wendi pun bergegas pergi dan melaporkannya kepada Kades Talapeta Manase Barus. Sejumlah warga yang mendapat kabar coba melerai perkelahian. Namun tidak berhasil sehingga korban tewas.

Baca Juga:Adik Cangkul Abang Kandung Hingga Tewas di Deli Serdang

Petugas Polsek Talun Kenas Jajaran Polresta Deli Serdang yang tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban menggunakan mobil ambulans ke Puskesmas Talun Kenas, menunggu kedatangan tim Inafis Polresta Deli Serdang.

“Pelaku diduga adik kandung korban ST,” kata Kapolsek Talun Kenas AKP Hendra NS Tambunan, Jumat (6/5/22).

Sampai saat ini polisi belum bisa menjelaskan motif pertikaian abang beradik tersebut. Kasusnya pun masih dalam penyelidikan. “Proses penyelidikan,” tutup Hendra.(sembiring/hm15)

Related Articles

Latest Articles