13.9 C
New York
Friday, April 12, 2024

Mahasiswa di Siantar Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Hak Angket dan Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Penyelamat Demokrasi menggelar aksi unjuk rasa di Mako Polres Pematangsiantar, dan Kantor DPRD Kota Pematangsiantar, pada Senin (25/3/24) Siang.

Dalam aksinya, massa menuntut beberapa poin antara lain, mendukung hak angket akibat adanya dugaan kecurangan demokrasi yang tersistem, terstruktur dan masif. Mendesak pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok yang tergolong mahal.

Kemudian, menolak kenaikan pajak PPN, mengusut tuntas mafia beras di Sumatra Utara (Sumut), usut tuntas peredaran narkotika dan meminta agar kinerja Kapolres Pematangsiantar dievaluasi.

Saat unjuk rasa di Polres, massa sempat bersitegang dengan pihak kepolisian saat ingin membakar ban, namun suasa kembali kondusif, setelah Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno turun langsung mendatangi massa pengunjuk rasa.

Baca juga: Guru Honorer yang Unjuk Rasa di Kantor Bupati Langkat Bertahan Hingga Malam Hari 

Dalam orasinya, massa menuntut agar permasalahan narkotika bisa diselesaikan oleh Polres Pematangsiantar. Massa juga mempertanyakan kenapa seorang Bedul yang telah ditangkap dilepas kembali.

Menjawab hal tersebut, Kapolres menegaskan bahwa mereka telah menjalankan penyelesaian perkara sesuai dengan SOP. Dimana jika massa merasa hal yang dilakukan Polres tidak sesuai, bisa dilaporkan kepada pihak Propam.

“Kita sudah melaksanakan penyelesaian perkara terkait hal itu, dan kalau merasa kita tidak sesuai, bisa dilaporkan,” ucap Yogen menanggapi orasi mahasiswa.

Related Articles

Latest Articles