Klinik di Dairi Diduga Ajukan Klaim Fiktif BPJS Senilai Rp400 Juta

Ilustrasi klaim fiktif dana BPJS Keseehatan. (Foto: Istimewa)
Dairi, MISTAR.ID
Beredar isi dugaan klaim fiktif dana BPJS Kesehatan senilai Rp400 juta oleh sebuah klinik di Kabupaten Dairi berinisial BA.
Klinik tersebut diketahui beralamat di Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi. Pihak pengusaha klinik BA berhasil dikonfirmasi Mistar melalui sambungan telepon, Senin (29/12/2025).
Pengusaha klinik BA yang merupakan pasangan suami istri berinisial GP dan MS, serta diketahui berstatus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, membenarkan adanya proses pemeriksaan oleh BPJS Kesehatan.
“Klinik kami saat ini sedang diproses oleh BPJS kantor wilayah. Kemungkinan kerja sama akan diputus. Untuk dana yang sudah terlanjur diklaim, sudah ditetapkan sebagai Tuntutan Ganti Rugi (TGR),” ujar GP.
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, pihak pengusaha klinik diduga melakukan pemalsuan dan manipulasi data tenaga medis untuk kelengkapan berkas pengajuan klaim layanan BPJS.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Dairi, Melpa Jesika Sitanggang, saat dikonfirmasi Mistar terkait dugaan tersebut, belum memberikan penjelasan rinci.
Melalui pesan WhatsApp, Jesika mempertanyakan sumber informasi yang diperoleh Mistar. “Kabar dari mana itu,” tulisnya.
Ketika kembali dimintai keterangan terkait bentuk kerja sama, jumlah klaim fiktif, serta langkah yang diambil BPJS, Jesika menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam pembahasan.
“Sabar ya, sedang dibahas dulu. Sabar ya,” tulisnya lagi.
Di sisi lain, salah seorang tenaga medis di klinik BA yang enggan disebutkan identitasnya mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak BPJS. Ia menyebutkan belum mengetahui secara pasti dokumen apa saja yang diduga dipalsukan dalam pengajuan klaim tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan oleh BPJS Kesehatan masih berlangsung. (hm25)
BERITA TERPOPULER























