Karhutla Terjadi di Girsang Simalungun

Petugas damkar memadamkan karhutla yang terjadi di Girsang 2 Simalungun, Rabu (25/3/2026). (Foto: Istimewa/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Girsang 2, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu (25/3/2026) pagi.
Insiden ini diduga kuat dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh wisatawan atau pengendara yang melintas di tengah kondisi cuaca yang mulai kering.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Victor Purba, menjelaskan laporan kebakaran diterima pukul 09.00 WIB.
Di lokasi kejadian, api tampak membakar semak dan vegetasi di lereng perbukitan yang berada di sisi jalan. Sejumlah personel gabungan dari Damkar Pos Parapat, Babinsa, Brimob, Polsek Parapat, serta perangkat kelurahan turut mengamankan lokasi. Arus lalu lintas sempat tersendat karena proses pemadaman berlangsung di bahu jalan.
Victor menyebutkan, proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam dan api berhasil dipadamkan pada pukul 11.00 WIB.
“Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa ini,” kata Victor.
Ia menegaskan, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan saat ini tidak terlepas dari pengaruh anomali iklim El Nino yang menyebabkan penurunan curah hujan dan suhu udara lebih panas dari biasanya.
Fenomena yang kerap dijuluki 'Godzilla El Nino' itu berpotensi memperpanjang musim kemarau di Indonesia. Dampaknya, kelembapan tanah dan vegetasi menurun drastis sehingga mudah terbakar.
"Kondisi cuaca yang lebih kering membuat api cepat menyebar. Karena itu, kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan hutan dan perbukitan," ucap Victor.
BPBD Simalungun juga mengingatkan bahwa kawasan wisata seperti Parapat memiliki kerentanan tinggi terhadap karhutla, terutama saat lonjakan kunjungan wisatawan bertepatan dengan musim kemarau. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu di Perairan Asahan

















