Kapolres Pelabuhan Belawan Baru Diharap Tekan Tawuran dan Begal di Medan Utara

Mapolres Pelabuhan Belawan. (Foto: Kamaluddin/Mistar))
Medan, Mistar ID
Pergantian pucuk pimpinan Polres Pelabuhan Belawan dari AKBP Wahyudi Rahman kepada AKBP Rosef Efendi yang dilaksanakan pekan lalu membuat sejumlah kalangan berharap kepemimpinan Kapolres baru dapat mengubah stigma negatif, dari wilayah dengan tingkat tawuran tertinggi menjadi terendah.
Tokoh agama, Ustaz Muhammad Nabawi, kepada Mistar, Sabtu (17/1/2026), berharap masyarakat dapat merasa lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia menilai tingkat tawuran di Kecamatan Medan Belawan selama ini tergolong tertinggi di Kota Medan.
Selama ini, kata dia, banyak pekerja yang beraktivitas hingga larut malam, seperti buruh pelabuhan, merasa trauma akibat maraknya peristiwa begal dan tawuran. Ia berharap Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru, bekerja menekan tingkat kriminalitas di wilayah Medan Utara seperti begal, tawuran, dan maraknya peredaran narkoba.
Yono (55), seorang buruh pelabuhan Belawan juga berharap situasi Kota Belawan bisa kondusif dari tindak kriminal. Menurutnya, tawuran dan begal hendaknya menjadi prioritas penanganan karena buruh di Pelabuhan Belawan kerap bekerja hingga larut malam saat bongkar muat kapal.
“Selama ini jika pulang hingga larut malam, kami di perjalanan merasa cemas. Sudah banyak buruh yang menjadi korban begal dan tawuran. Kami berharap tidak ada lagi korban selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Binsar Gultom (45), seorang sopir truk yang beraktivitas di Belawan, berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli malam, terutama di daerah-daerah rawan penjarahan dan pungutan liar (pungli). Ia mengaku pernah menjadi korban tindak kriminal berupa pemaksaan menyerahkan isi truk di bawah ancaman di kawasan Tol Belawan.
“Di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, hendaknya situasi di Belawan tetap kondusif agar kami dapat bekerja dengan tenang,” ujar Binsar.
Ketua Belawan Pers Club (BPC), Irwan S. Pane, juga berharap Kapolres baru dapat bersinergi dengan insan pers, terutama dalam mempublikasikan kinerja Polres. Ia menegaskan bahwa kritik dan saran dari masyarakat harus direspons dengan baik.
Secara khusus, Irwan S. Pane berharap Humas Polres dapat difungsikan sebagaimana mestinya sebagai penyambung komunikasi antara insan pers dengan pihak kepolisian.
BERITA TERPOPULER




















